id_ayt/09-1SA.usfm

2204 lines
158 KiB
Plaintext
Raw Permalink Blame History

This file contains ambiguous Unicode characters

This file contains Unicode characters that might be confused with other characters. If you think that this is intentional, you can safely ignore this warning. Use the Escape button to reveal them.

\id 1SA
\ide UTF-8
\rem Tahap 4b
\h 1 SAMUEL
\toc1 1 Samuel
\toc2 1Sam.
\toc3 1sa
\mt1 1 Samuel
\s5
\c 1
\s Keluarga Elkana Beribadah di Silo
\p
\v 1 Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, pegunungan Efraim. Ia bernama Elkana, anak Yeroham, anak Elihu, anak Tohu, anak Zuf, orang Efraim.
\p
\v 2 Ia mempunyai dua istri. Yang pertama bernama Hana, dan yang kedua bernama Penina. Adapun Penina mempunyai anak, sedangkan Hana tidak mempunyai anak.
\s5
\p
\v 3 Pergilah laki-laki itu dari kotanya dari tahun ke tahun untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada TUHAN semesta alam di Silo. Di sana, kedua anak Imam Eli yaitu Hofni dan Pinehas, menjadi imam Tuhan.
\v 4 Pada waktu mempersembahkan korban, Elkana memberikan Penina, istrinya, dan semua anak-anak laki dan anak-anak perempuannya sebagian korban.
\s5
\v 5 Namun, Hana diberikan satu bagian di depan,
\f +
\fr 1.5
\ft Kata asli yang digunakan bisa berarti bagian hidung atau wajah (nostril, nose, face).
\f* sebab Hana dikasihinya walau TUHAN telah menutup kandungannya.
\s Penina Menyakiti Hati Hana
\p
\v 6 Tetapi, madunya
\f +
\fr 1.6
\ft madu: istri muda dari Elkana: Penina
\f* menyakiti hatinya dan membuatnya bersedih dengan maksud supaya ia gusar. Sebab, TUHAN telah menutup kandungan baginya.
\s5
\v 7 Demikianlah hal itu terjadi tiap-tiap tahun. Setiap kali Hana pergi ke rumah TUHAN, maka ia menjadi sakit hati dan menangis serta tidak mau makan.
\p
\v 8 Maka, Elkana, suaminya bertanya kepada Hana, “Mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak makan? Mengapa sedih hatimu? Tidakkah aku lebih berharga dari sepuluh anak laki-laki?”
\s Doa Hana
\s5
\p
\v 9 Bangkitlah Hana sesudah mereka makan dan sesudah minum di Silo. Saat itu, Imam Eli duduk di atas kursi di dekat tiang pintu Bait Suci Allah.
\f +
\fr 1.9
\ft teks aslinya dapat diartikan sebagai bait atau istana, tapi bangunan ini lebih tepat disebut Kemah Suci, karena Bait Suci Allah belum didirikan karena belum zaman Salomo.
\f*
\v 10 Jiwa Hana sedang merana, sehingga ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.
\s5
\v 11 Lalu, ia mengikrarkan nazar. Katanya, “Ya TUHAN semesta alam, jika Engkau sungguh-sungguh melihat kesengsaraan hamba-Mu dan mengingat serta tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan keturunan kepada hamba-Mu seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikannya kepada TUHAN. Di sepanjang umur hidupnya, pisau cukur tidak akan menyentuh atas kepalanya.”
\f +
\fr 1.11
\ft Artinya, anak itu akan dikhususkan bagi Tuhan (menjadi nazir).
\f*
\s5
\p
\v 12 Tetapi, karena ia terus menerus berdoa di hadapan TUHAN, maka Eli mengamat-amati mulutnya.
\v 13 Hana itu berbicara di dalam hatinya, tetapi bibirnya bergerak-gerak dengan suara yang tidak terdengar. Maka, ia dianggap Eli sebagai orang mabuk.
\v 14 Berkatalah Eli kepadanya, “Sampai berapa lama engkau menjadi mabuk? Menjauhlah engkau dari anggur yang memabukkan.”
\s5
\p
\v 15 Jawab Hana, katanya, “Bukan, Tuan, aku seorang perempuan yang sedang bersusah hati. Anggur atau minuman yang memabukkan tidak kuminum. Aku sedang mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.
\v 16 Janganlah menganggap hamba di hadapanmu ini perempuan dursila. Sebab, banyaklah cemas dan kesusahan hatiku sampai aku berbicara sedemikian lama.”
\s5
\p
\v 17 Jawab Eli demikian, “Pergilah dalam damai. Kiranya Allah Israel memberikan kepadamu apa yang kauminta kepada-Nya.”
\p
\v 18 Kata Hana, “Biarlah hambamu mendapat belas kasihan dalam pandanganmu.” Kemudian, perempuan itu berbalik pulang. Sesudah itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
\s5
\p
\v 19 Keesokan harinya, mereka bangun pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN. Kemudian mereka pulang kembali ke rumah mereka di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, Tuhan mengingatnya.
\s Kelahiran Samuel
\p
\v 20 Maka, setahun kemudian, mengandunglah Hana kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu dengan nama Samuel, sebab katanya, “Dari TUHANlah aku memintanya.”
\s5
\p
\v 21 Kemudian, pergilah suaminya, Elkana, dengan seisi rumahnya mempersembahkan kepada TUHAN korban sembelihan tahunan dan korban nazarnya.
\f +
\fr 1.21
\ft korban nazar: korban yang diberikan setelah suatu nazar dikabulkan oleh Tuhan (Im. 7:16, 22:18, 22:21).
\f*
\v 22 Tetapi Hana tidak pergi, sebab katanya kepada suaminya, “Apabila anak itu disapih,
\f +
\fr 1.22
\ft disapih: berhenti dari disusui, cerai susu.
\f* aku akan mengantarnya untuk menghadap ke hadirat TUHAN. Ia akan tinggal di sana untuk seumur hidupnya.”
\p
\v 23 Jawab Elkana, suaminya, “Perbuatlah yang kaupandang baik. Tinggallah sampai engkau menyapihnya. Semoga TUHAN menepati janji-Nya.” Jadi, tinggallah perempuan itu untuk menyusui anaknya sampai disapihnya anak itu.
\s Hana Membawa Samuel kepada Eli di Silo
\s5
\p
\v 24 Lalu, pada waktu anak itu disapih, dibawanya ia bersama seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung,
\f +
\fr 1.24
\ft Efa: Ukuran isi sebesar kurang lebih 36 liter (bd. bat).
\f* dan sebuyung anggur, lalu mengantarnya ke rumah TUHAN di Silo. Masih kecil betul anaknya saat itu.
\p
\v 25 Disembelihlah lembu jantan itu, lalu membawa anak itu kepada Eli.
\s5
\v 26 Katanya, “Ya, engkau, tuanku yang hidup. Akulah perempuan yang dulu berdiri di sini, dekat tuanku, untuk berdoa kepada TUHAN.
\v 27 Untuk mendapatkan anak inilah aku berdoa dan telah diberikan permintaanku oleh TUHAN, yang kuminta dari-Nya.
\v 28 Maka, aku pun menyerahkannya kepada TUHAN. Seumur hidupnya, ia akan menjadi kepunyaan TUHAN.”
\p Diserahkannya anak itu kepada TUHAN, lalu ia sujud menyembah kepada TUHAN.
\s5
\c 2
\s Hana Bersyukur
\p
\v 1 Berdoalah Hana, demikian:
\b
\q1 “Hatiku bersukaria karena Tuhan,
\q2 ditinggikanlah tanduk kekuatanku oleh TUHAN.
\q1 Mulutku mencemooh atas musuh-musuhku,
\q2 sebab aku bersukacita atas pertolongan-Mu.
\b
\s5
\q1
\v 2 Tidak ada yang kudus seperti TUHAN,
\q2 sebab tidak ada selain Engkau.
\q2 Tidak ada gunung batu seperti Allah.
\s5
\q1
\v 3 Janganlah berbicara terlalu tinggi-tinggi,
\q2 atau keluar caci maki dari mulutmu.
\q1 Sebab, TUHAN, Allah yang Mahatahu,
\q2 sesungguhnya Ia menguji perbuatanmu.
\q1
\v 4 Busur pahlawan telah patah,
\q2 tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung berikatpinggangkan kekuatan.
\s5
\q1
\v 5 Yang kenyang oleh makanan,
\q2 menyewa kelaparan.
\q1 Tetapi, yang mandul
\q2 melahirkan tujuh kali.
\q1 Yang banyak anak,
\q2 menjadi layu.
\s5
\q1
\v 6 TUHAN mematikan,
\q2 dan menghidupkan.
\q1 Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati,
\q2 dan mengangkatnya.
\q1
\v 7 TUHAN membuat miskin
\q2 dan menjadikan kaya.
\q1 Ia merendahkan
\q2 juga meninggikan.
\s5
\q1
\v 8 Ia menegakkan dari dalam debu orang yang miskin.
\q2 Dan, dari timbunan sampah
\q1 ditinggikan-Nya orang yang menderita,
\q2 sehingga tahta kehormatan dimilikinya.
\q1 Sebab TUHAN pemilik alas bumi,
\q2 dan menaruh di atasnya daratan.
\b
\s5
\q1
\v 9 Langkah orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya,
\q2 tetapi orang fasik,
\q1 dalam kegelapan akan binasa.
\q2 Sebab, bukan karena kekuatannya
\q1 berkuasalah seseorang.
\s5
\q1
\v 10 Tuhan menghancurkan orang yang melawan;
\q2 terhadap mereka langit mengguntur.
\q1 TUHAN mengadili ujung-ujung bumi,
\q2 Ia akan memberi kekuatan kepada raja,
\q2 dan meninggikan tanduk kekuatan orang yang diurapi-Nya.”
\b
\s5
\p
\v 11 Lalu, pulanglah Elkana ke rumahnya di Rama, tetapi anak itu menjadi pelayan bagi TUHAN di bawah pengawasan Imam Eli.
\s Kejahatan Anak-anak Eli
\s5
\p
\v 12 Anak-anak Eli adalah orang-orang yang dursila. Mereka tidak peduli akan TUHAN,
\v 13 dan peraturan para imam di hadapan bangsa itu. Setiap kali seseorang mempersembahkan korban sembelihan, datanglah hamba imam, sementara daging itu dimasak, dengan garpu bergigi tiga di tangannya.
\v 14 Lalu, dicucukkannya itu ke dalam bejana, atau ke dalam kuali, atau ke dalam belanga, atau ke dalam periuk. Semua yang ditarik garpu itu diambil oleh imam. Demikianlah mereka memperlakukan setiap orang Israel yang datang di Silo.
\s5
\v 15 Bahkan, sebelum dibakar lemaknya, datanglah pelayan imam itu, dan berkata kepada orang yang mempersembahkan korban itu, “Berikanlah daging untuk dipanggang oleh imam, sebab ia tidak mau menerima darimu daging yang sudah dimasak, melainkan hanya yang mentah.”
\p
\v 16 Jika, orang itu menjawab kepadanya, “Bakarlah lemaknya sampai terbakar dahulu, barulah kauambil yang menjadi kesukaan hatimu.” Maka, berkatalah orang itu, “Sekarang harus kauberikan, jika tidak, akan kuambil dengan kekerasan.”
\p
\v 17 Demikianlah, dosa orang-orang muda itu sangat besar di hadapan TUHAN, sebab masing-masing memandang rendah korban persembahan untuk TUHAN.
\s5
\p
\v 18 Samuel pun menjadi pelayan di hadapan TUHAN. Ia masih belia dan mengenakan baju efod dari kain lenan.
\v 19 Jubah kecilnya dibuat oleh ibunya, yang selalu dibawa setiap tahun, saat pergi bersama-sama suaminya untuk mempersembahkan korban tahunan.
\s5
\p
\v 20 Lalu, Eli memberkati Elkana dan istrinya demikian, “Kiranya TUHAN memberikan keturunan kepadamu dari istrimu ini untuk menggantikan yang telah diserahkannya kepada TUHAN.”
\p Sesudah itu, pulanglah mereka ke tempat tinggalnya.
\v 21 Maka, TUHAN memperhatikan Hana, sehingga mengandunglah ia dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan. Samuel yang muda itu pun bertambah besar di hadapan TUHAN.
\s Eli Gagal Mendidik Anak-anaknya yang Jahat
\s5
\p
\v 22 Eli pun menjadi sangat tua. Ia mendengar segala sesuatu yang diperbuat anak-anaknya kepada setiap orang Israel dan bahwa mereka tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di pintu masuk Kemah Pertemuan.
\p
\v 23 Maka, berkatalah ia, “Mengapa engkau melakukan hal-hal yang demikian? Aku mendengar perbuatan-perbuatanmu yang jahat itu dari seluruh bangsa ini.
\v 24 Janganlah begitu, anak-anakku, sebab tidaklah baik kabar yang aku dengar itu bahwa engkau membuat umat TUHAN melakukan pelanggaran.
\s5
\v 25 Jika seseorang berdosa tehadap orang lain, Allah akan mengadili. Jika seseorang berbuat dosa terhadap TUHAN, siapakah yang akan menjadi perantaranya?”
\p Tetapi, mereka tidak mendengarkan perkataan ayahnya itu, sebab TUHAN hendak menghukum mati mereka.
\p
\v 26 Sementara, Samuel yang muda itu semakin lama semakin besar dan disukai, baik di hadapan TUHAN maupun di hadapan manusia.
\s Nubuat yang Mengerikan tentang Keluarga Eli
\s5
\p
\v 27 Datanglah seorang abdi Allah kepada Eli dan berkata kepadanya, “Demikianlah perkataan TUHAN: Bukankah Aku telah menyingkapkan diri-Ku dengan nyata kepada kaum keturunan nenek moyangmu ketika mereka masih di Mesir, di bawah keturunan Firaun?
\v 28 Telah Kupilih mereka dari seluruh suku Israel untuk menjadi imam, untuk mempersembahkan korban di atas mezbah-Ku, membakar ukupan dan memakai baju efod di hadapan-Ku? Dan, telah Kuserahkan kepada kaum keturunan nenek moyangmu segala korban api-apian orang Israel.
\s5
\v 29 Mengapa engkau memandang dengan tamak korban persembahan-Ku dan korban sajian-Ku yang telah Kuperintahkan di tempat kediaman-Ku?
\f +
\fr 2.29
\ft tempat kediaman= Kemah Suci Tuhan (waktu itu belum ada Bait Suci).
\f* Mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku dengan menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?"
\p
\v 30 Sebab itu, demikian firman TUHAN, Allah Israel, “Aku telah berjanji bahwa keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku sampai selamanya. Tetapi, sekarang -- firman TUHAN -- Jauhkanlah itu dari pada-Ku. Sebab, yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa menghina Aku, akan dipandang rendah.
\s5
\v 31 Sesungguhnya, waktunya akan datang ketika Aku mematahkan tangan kekuatanmu dan tangan kekuatan kaum keluargamu. Tidak akan ada orang-orang tua dalam keluargamu.
\f +
\fr 2.31
\ft tangan kekuatan = lengan yang kuat, maksudnya lengan kanan. Artinya, mungkin Tuhan bermaksud melenyapkan semua orang penting dalam keluarga Eli. "Tidak akan ada orang tua"=mungkin maksudnya adalah kutukan bahwa tidak ada yang berumur panjang dalam keturunan Eli.
\f*
\v 32 Engkau akan memandang dengan permusuhan di tempat kediaman-Ku, di dalam segala yang baik yang Kuberikan kepada bangsa Israel. Tidak akan ada orang-orang tua di keluargamu di sepanjang waktu.
\v 33 Dan, seseorang yang tidak Kulenyapkan dari mezbah-Ku akan membuat rusak matamu dan merana jiwamu. Sebagian besar dari seluruh keluargamu akan mati oleh lawan.
\s5
\v 34 Inilah yang akan menjadi tanda, yang akan terjadi kepada kedua anakmu, Hofni dan Pinehas, yaitu: pada waktu yang sama, akan matilah keduanya.
\v 35 Dan, Aku akan mengangkat imam yang setia, yang melakukan apa yang dikehendaki hati-Ku dan jiwa-Ku. Dan, Aku akan membangun baginya sebuah rumah
\f +
\fr 2.35
\ft kata asli yang dipakai bisa berarti rumahtangga, keturunan atau keluarga.
\f* yang kokoh. Ia akan berjalan di hadapan orang yang Kuurapi, di sepanjang umurnya.
\s5
\v 36 Semua yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya untuk sekeping uang perak atau sepotong roti, sambil berkata, Tempatkanlah kiranya aku ke dalam salah satu jabatan imam itu supaya aku dapat makan sekerat roti.’”
\s5
\c 3
\s Allah Memanggil Samuel
\p
\v 1 Samuel yang masih muda itu melayani TUHAN di bawah pengawasan Eli. Adapun firman TUHAN jarang pada waktu itu, dan mereka tidak lagi sering mendapat penglihatan.
\p
\v 2 Terjadilah pada suatu hari, Eli sedang berbaring di tempat tidurnya. Matanya sudah kabur dan tidak dapat melihat.
\v 3 Lampu di rumah Allah belum padam. Samuel sedang berbaring di Bait suci TUHAN , yakni tempat Tabut Allah.
\v 4 TUHAN memanggil kepadanya, “Samuel.” Jawabnya, “Ya.”
\s5
\v 5 Berlarilah ia menghadap Eli, katanya, “Ini aku. Bukankah engkau memanggilku?”
\p Jawab Eli, “Aku tidak memanggilmu. Kembalilah tidur.” Maka, pergilah ia untuk tidur.
\v 6 Kembali TUHAN memanggil Samuel lagi, “Samuel.” Samuel pun bangun, lalu pergi menghadap Eli. Katanya, “Ini aku, bukankah engkau memanggilku?”
\p Jawab Eli, “Aku tidak memanggilmu, anakku. Kembalilah tidur.”
\s5
\p
\v 7 Samuel belum mengenal TUHAN. Belum pernah dinyatakan kepadanya mengenai firman TUHAN.
\p
\v 8 Sekali lagi, TUHAN memanggil Samuel, untuk yang ketiga kalinya. Ia pun bangun dan kembali menghadap Eli, serta berkata, “Ini aku. Bukankah engkau memanggilku?”
\p Lalu mengertilah Eli bahwa TUHANlah yang memanggil anak itu.
\s5
\v 9 Maka, berkatalah Eli kepada Samuel, “Pergilah tidur. Segera apabila Ia memanggil kepadamu, katakanlah, Berbicaralah TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar."
\p Kemudian, Samuel pun berbaring di tempat tidurnya.
\s5
\p
\v 10 Lalu, datanglah TUHAN, berdiri dan memanggil seperti yang sudah-sudah, “Samuel! Samuel!”
\p Samuel pun menjawab, “Berbicaralah, sebab hamba-Mu mendengar.”
\p
\v 11 Berkatalah TUHAN kepada Samuel, “Sesungguhnya, Aku akan melakukan suatu perkara di Israel, sehingga semua yang mendengar akan bising kedua telinganya.
\s5
\v 12 Pada waktu itu, Aku akan melaksanakan kepada Eli semua yang Kukatakan tentang keluarganya, dari awal sampai akhir.
\v 13 Sebab, Aku telah memberitahukan bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya karena dosa yang telah diketahuinya, yaitu bahwa anak-anaknya telah menghujat Allah, namun ia tidak memarahi mereka.
\v 14 Sebab itu, Aku bersumpah kepada keluarga Eli, bahwa takkan dihapuskan dosa dari keluarga Eli dengan korban sembelihan dan korban sajian untuk selamanya.”
\s5
\p
\v 15 Samuel pun tidur sampai pagi. Kemudian, ia membuka pintu rumah TUHAN. Samuel segan memberitahukan tentang penglihatan itu kepada Eli.
\p
\v 16 Tetapi, Eli memanggil Samuel dan berkata, “Samuel, anakku.”
\p Jawabnya, “Ini aku.”
\s5
\p
\v 17 Katanya, “Apakah perkataan yang disampaikan-Nya kepadamu? Janganlah kiranya engkau sembunyikan dariku. Demikianlah kiranya akan diperbuat Allah terhadap engkau, lebih lagi jika engkau menyembunyikan dariku sepatah katapun dari seluruh perkataan yang disampaikan-Nya kepadamu.
\p
\v 18 Maka, diberitahukanlah oleh Samuel semua perkataan itu, tanpa menyembunyikan sesuatu pun kepadanya. Samuel menceritakan semuanya kepada imam Eli dengan tidak menyembunyikan suatu apa pun. Jawab Eli, “Dialah TUHAN. Apa yang baik dalam pandangan-Nya, biarlah dilakukan-Nya.”
\s5
\p
\v 19 Bertambah besarlah Samuel dan TUHAN tetap menyertainya. Tidak satupun dari firman-Nya dibiarkan-Nya gugur.
\v 20 Maka, tahulah seluruh Israel, dari Dan sampai Bersyeba, bahwa telah dipercayakan kepada Samuel jabatan nabi TUHAN.
\v 21 Kembali, TUHAN menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyingkapkan diri kepada Samuel di Silo dengan firman TUHAN.
\s5
\c 4
\p
\v 1 Maka, perkataan Samuel pun sampai di seluruh Israel.
\s Orang Filistin Mengalahkan Israel
\p Majulah orang Israel melawan orang Filistin, untuk berperang serta berkemah di dekat Eben-Haezer. Sementara itu, orang Filistin berkemah di Afek
\f +
\fr 4.1
\fk Afek
\ft kota Kanaan dekat Yizreel.
\f* .
\p
\v 2 Orang Filistin mengatur barisannya untuk menghadapi orang Israel. Pertempuran menghebat dan orang Israel terpukul kalah oleh orang Filistin, yang menewaskan empat ribu orang dalam medan pertempuran.
\s5
\v 3 Pulanglah orang-orang itu ke perkemahan, dan berkatalah para tua-tua Israel, “Mengapa TUHAN memukul kalah kita pada hari ini di hadapan orang Filistin? Marilah mengambil dari Silo Tabut Perjanjian TUHAN, agar Ia datang ke tengah-tengah kita untuk melepaskan kita dari tangan musuh.
\p
\v 4 Kemudian, bangsa itu mengutus orang ke Silo untuk mengangkat Tabut Perjanjian TUHAN, semesta alam, yang bersemayam di atas para kerub
\f +
\fr 4.4
\fk kerub
\ft mahkluk surgawi yang bersayap.
\f* . Di sana, kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, ada di dekat Tabut Perjanjian Allah.
\s5
\p
\v 5 Sesudah Tabut Perjanjian TUHAN masuk ke dalam perkemahan, bersorak-sorailah seluruh orang Israel dengan sangat nyaring, sampai bumi bergetar.
\v 6 Kedengaranlah oleh orang Filistin bunyi sorak-sorai itu, dan berkata, “Apakah bunyi sorak-sorai yang nyaring itu berasal dari perkemahan orang Ibrani itu?” Ketika mengetahui bahwa Tabut Tuhan telah masuk ke dalam perkemahan,
\s5
\v 7 takutlah orang Filistin. Sebab, kata mereka, “Datanglah Allah ke dalam perkemahan itu.” Mereka berkata lagi, “Celakalah kita, sebab belum pernah terjadi yang seperti itu dari dahulu sampai sekarang.
\v 8 Celakalah kita! Siapakah yang akan melepaskan kita dari tangan Allah yang dahsyat ini? Inilah Allah yang juga telah memukul kalah orang Mesir dengan berbagai tulah di padang gurun.
\v 9 Kuatkanlah hatimu dan jadilah seperti seorang laki-laki, hai orang-orang Filistin, supaya kamu jangan menjadi hamba orang Ibrani seperti mereka dulu menjadi budakmu. Berlakulah seperti seorang laki-laki, dan berperanglah!”
\f +
\fr 4.9
\ft jadilah seperti seorang laki-laki: menjadi berani.
\f*
\s5
\p
\v 10 Kemudian, berperanglah orang-orang Filistin dan memukul kalah orang-orang Israel, sehingga mereka melarikan diri, masing-masing ke kemahnya. Adapun kekalahan itu sangat besar. Tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki tewas dari bangsa Israel.
\v 11 Lalu, Tabut Allah dirampas, dan kedua anak Eli, yaitu Hofni dan Pinehas, tewas.
\s5
\p
\v 12 Berlarilah seseorang dari suku Benyamin dari barisan pertempuran dan sampai ke Silo pada hari itu juga. Pakaiannya terkoyak-koyak, serta tanah ada di atas kepalanya.
\v 13 Ketika ia sampai, tampaklah Eli sedang duduk di kursinya, berdebar-debar menunggu-nunggu di tepi jalan. Sebab, hatinya menjadi gentar karena Tabut Allah itu. Ketika orang itu mengabarkan ke tiap-tiap kota, merataplah seluruh kota.
\s5
\v 14 Ketika Eli mendengar bunyi tangisan itu, ia bertanya, “Apakah arti dari bunyi kegemparan itu?” Orang itu pun segera datang untuk memberitahu Eli.
\v 15 Eli berumur sembilan puluh delapan tahun, dan matanya sudah kabur, sehingga ia tidak dapat melihat.
\s5
\v 16 Kata orang itu kepada Eli, “Aku datang dari medan pertempuran. Aku meninggalkan barisan pertempuran dan melarikan diri hari ini.”
\p Eli bertanya, “Bagaimana keadaan yang terjadi pada anakku?”
\p
\v 17 Jawab pembawa kabar itu, demikian “Orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin, bahkan kekalahan yang hebat terjadi pada rakyat. Juga, kedua anakmu, Hofni dan Pinehas, telah tewas, dan Tabut Allah telah dirampas.”
\s5
\p
\v 18 Setelah disebutkan tentang Tabut Allah itu, jatuhlah Eli telentang dari kursi di samping pintu gerbang. Lehernya patah dan matilah Eli, karena ia adalah orang yang telah tua dan gemuk. Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel selama empat puluh tahun.
\s Kemuliaan Telah Berlalu
\s5
\p
\v 19 Menantu Eli, yaitu istri Pinehas, sedang hamil tua dan akan melahirkan. Ketika mendengar kabar mengenai dirampasnya Tabut Allah, dan kematian mertuanya serta suaminya, berlututlah ia untuk melahirkan, sebab sakit beranak datang kepadanya.
\v 20 Ketika ia hampir mati, berbicaralah mereka yang berdiri di dekatnya, “Jangan takut, sebab engkau telah melahirkan anak laki-laki.” Tetapi, ia tidak menjawab dan tidak menaruh perhatian.
\s5
\p
\v 21 Ia menamai anak itu Ikabod, katanya, “Sudah lenyap kemuliaan dari Israel.” Oleh karena dirampasnya Tabut Allah, dan karena mertuanya laki-laki dan suaminya.
\p
\v 22 Katanya, “Sudah lenyap kemuliaan dari Israel, sebab sudah dirampas Tabut Allah.”
\s5
\c 5
\s Tabut Perjanjian Menyusahkan Filistin
\p
\v 1 Orang Filistin membawa Tabut Allah dan membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod.
\v 2 Ketika orang Filistin mengambil Tabut Allah itu, mereka membawanya ke kuil Dagon
\f +
\fr 5.2
\fk Dagon
\ft nama dewa utama sembahan bangsa Filistin. Secara umum, Dagon lebih dikenal dengan nama Dagan. Kuilnya di Ashdod dan Gaza (1 Samuel 5:1, Hakim-hakim 16:23). Kemungkinan ada hubungannya dengan dewa ikan yang disebut Ea dalam tradisi Sumerian atau Babylonian kuno.
\fp
\f* dan menempatkannya di sisi Dagon.
\v 3 Ketika orang Asdod bangun pagi-pagi keesokan paginya, tampaklah Dagon terjatuh dengan muka ke tanah menghadap Tabut Allah.
\p Kemudian mereka mengambil Dagon dan mengembalikan ke tempatnya.
\s5
\v 4 Ketika mereka bangun pagi-pagi keesokan harinya, tampaklah Dagon terjatuh ke tanah dengan muka menghadap ke Tabut Allah, namun kepala Dagon dan kedua tangannya terpenggal dan terpelanting ke ambang pintu. Namun demikian, badan Dagon itu masih tersisa di dekatnya.
\v 5 Demikianlah sebabnya, para imam Dagon dan semua yang masuk ke Kuil Dagon tidak menginjak ambang pintu yang ada di Asdod sampai hari ini.
\s5
\p
\v 6 Tangan TUHAN menekan di atas orang Asdod dan membingungkan mereka, dan menghajar mereka dengan borok-borok,
\f +
\fr 5.6
\ft Penyakit borok (seperti tumor)
\f* baik Asdod maupun wilayahnya.
\v 7 Ketika orang-orang Asdod menyaksikan bahwa sedemikian itu, mereka berkata, “Tabut Allah Israel tidak boleh tinggal di dekat kita, sebab keraslah tangan-Nya melawan kita dan Dagon, allah kita.”
\s5
\p
\v 8 Kemudian mereka memanggil seluruh raja kota orang Filistin untuk berkumpul menghadap, dan berkata, “Apakah yang akan kita perbuat dengan Tabut Allah Israel itu?” Jawab mereka, “Kita harus mengembalikan Tabut Allah Israel itu ke Gad.” Kemudian, mereka pun memindahkan Tabut Allah Israel itu.
\p
\v 9 Tetapi, sesudah mereka memindahkannya, tangan TUHAN mendatangkan kegemparan yang sangat besar ke kota itu. Ia menghajar orang-orang kota itu, dari anak-anak sampai orang dewasa, dengan timbul borok-borok kepada mereka.
\s5
\v 10 Lalu, mereka mengirim Tabut Allah itu ke Ekron
\f +
\fr 5.10
\fk Ekron
\ft Salah satu dari 5 kota orang Filistin: Gaza, Asdod, Askelon, Ekron, Gat.
\f* .
\p Tetapi, setelah Tabut Allah itu sampai di Ekron, berserulah orang Ekron demikian, “Mereka memindahkan Tabut Allah Israel itu untuk membunuh bangsa kita.”
\s5
\v 11 Sebab itu, mereka memanggil berkumpul seluruh raja-raja kota orang Filistin dan berkata, “Kirimkanlah Tabut Allah Israel itu dan kembalikan ke tempatnya, agar tidak membunuh kita dan bangsa kita.”
\p Sebab, ada kegemparan maut di seluruh kota itu, dan dengan sangat berat tangan Allah menekan orang-orang di sana.
\v 12 Orang-orang yang tidak mati dihajar dengan borok-borok, sehingga naiklah teriakan minta tolong kota itu ke langit.
\s5
\c 6
\s Tabut Perjanjian Allah Dikembalikan
\p
\v 1 Demikianlah, Tabut Allah itu berada di daerah orang Filistin tujuh bulan lamanya.
\v 2 Orang Filistin memanggil para imam dan tukang-tukang tenung, lalu berkata, “Apakah yang harus kami perbuat dengan Tabut Allah itu? Beritahukanlah bagaimana mengirimnya ke tempatnya?”
\s5
\p
\v 3 Jawab mereka, “Apabila kamu mengirim Tabut Allah Israel itu, janganlah mengirimnya dengan tangan hampa. Tetapi, kamu harus mengembalikannya dengan membawa korban penebusan salah. Maka, engkau akan menjadi sembuh dan mengetahui mengapa tidak undur tangan-Nya dari padamu.”
\p
\v 4 Kemudian mereka bertanya, “Apakah korban penebusan salah yang harus dibayar?”
\p Jawab para imam dan tukang-tukang tenung itu, “Sesuai jumlah raja-raja kota orang Filistin, lima patung borok emas dan lima patung tikus emas, sebab tulah yang sama menimpa kamu semua dan raja-raja kotamu.
\s5
\v 5 Buatlah patung borokmu dan patung tikus-tikus yang merusak tanahmu, dan berikan hormat kepada Allah Israel. Mungkin, Ia akan mengangkat tangan-Nya dari padamu, dari pada allahmu, dan dari pada tanahmu.
\v 6 Mengapa engkau membuat hatimu keras, sama seperti orang Mesir dan Firaun membuat hatinya keras? Bukankah sesudah Ia mempermain-mainkan mereka, maka mereka membiarkan bangsa itu pergi?
\s5
\p
\v 7 Oleh sebab itu, ambil dan siapkanlah sebuah kereta baru dan dua ekor lembu yang menyusui, yang terhadapnya belum pernah kena kuk. Pasanglah lembu-lembu itu pada kereta, sesudah itu bawalah kembali anak-anaknya ke rumah.
\v 8 Lalu, ambillah Tabut Allah, letakkanlah itu ke atas kereta dan benda-benda emas yang harus kamu bayar sebagai tebusan salah. Taruhlah itu pada peti di sisinya, lalu biarkanlah Tabut itu pergi.
\v 9 Perhatikan, jika jalannya bergerak maju ke daerah Bet-Semes, maka Dialah yang mendatangkan malapetaka yang hebat ini. Jika tidak, maka akan kita ketahui bahwa bukanlah tangan-Nya yang menimpa kita, tetapi itu kebetulan yang terjadi kepada kita.”
\s5
\p
\v 10 Maka, orang-orang itu pun melakukannya. Mereka mengambil dua ekor lembu yang menyusui, dan memasangnya pada kereta. Tetapi, anak-anaknya ditahan di rumah.
\v 11 Mereka meletakkan Tabut Allah ke atas kereta, serta peti berisi tikus-tikus emas dan gambar benjol-benjol mereka.
\v 12 Lembu-lembu langsung mengikuti jalan ke Bet-Semes. Mereka pergi berjalan sambil menguak dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Sementara itu, raja-raja kota orang Filistin berjalan di belakangnya sampai ke perbatasan Bet-Semes.
\s5
\p
\v 13 Orang Bet-Semes sedang menuai panen gandum di lembah. Ketika mereka mengangkat pandangannya, tampaklah Tabut itu sehingga bersukacitalah mereka melihatnya.
\s5
\v 14 Kereta itu masuk ke ladang Yosua, orang Bet-Semes, dan berhenti di sana. Di situ ada batu besar, kemudian mereka membelah kayu dari kereta dan mempersembahkan lembu-lembu itu sebagai korban bakaran kepada TUHAN.
\p
\v 15 Orang-orang Lewi menurunkan Tabut Allah dengan peti yang ada di dekatnya, yang berisi benda-benda emas, lalu meletakkannya di atas batu besar.
\p Pada hari itu, orang-orang Bet-Semes mempersembahkan korban bakaran dan mempersembahkan korban sembelihan kepada TUHAN.
\s5
\p
\v 16 Kelima raja kota Filistin melihat hal itu, lalu pulanglah mereka ke Ekron pada hari itu.
\s5
\p
\v 17 Itulah benjol-benjol emas yang dibayar orang Filistin sebagai tebusan salah kepada TUHAN. Dari Asdod satu, dari Gaza satu, dari Askelon satu, dari Gad satu, dan dari Ekron satu,
\v 18 dan tikus-tikus emas sesuai jumlah seluruh kota orang Filistin, kepunyaan kelima raja kota itu.
\p Baik kota-kota yang berbenteng, maupun daerah pedusunan di dekat Abel besar, di mana di atasnya diletakkan Tabut Allah, adalah saksi sampai hari ini di ladang Yosua, orang Bet Semes itu.
\s5
\v 19 Lalu, Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, sebab mereka melihat ke dalam Tabut Allah. Ia juga membunuh tujuh puluh orang dari lima puluh ribu rakyat. Masing-masing dari rakyat itu berkabung karena TUHAN menghajar mereka dengan dahsyat.
\v 20 Berkatalah orang-orang Bet-Semes, “Siapakah yang tahan berdiri di hadapan TUHAN, Allah yang kudus ini? Kepada siapakah Ia akan pergi meninggalkan kita?"
\s5
\p
\v 21 Kemudian mereka mengirim utusan kepada penduduk Kiryat-Yearim, demikian, “Tabut Allah telah dikembalikan oleh orang Filistin. Datanglah dan bawalah itu kepadamu.”
\s5
\c 7
\p
\v 1 Datanglah orang-orang Kiryat-Yearim untuk mengangkut Tabut Allah dan membawanya ke rumah Abinadab di perbukitan. Sementara Eleazar, anaknya, dikuduskan untuk menjaga Tabut Allah itu.
\v 2 Maka, sejak itu, tinggallah tabut itu di Kiryat-Yearim.
\s Tuhan Menyelamatkan Israel
\p Seiring dengan bertambahnya waktu yang berlalu, yaitu dua puluh tahun, mengeluhlah seluruh kaum Israel kepada TUHAN.
\s5
\p
\v 3 Berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel, demikian, “Jikalau dengan segenap hati engkau berbalik kepada TUHAN, maka jauhkanlah allah-allah asing dan Asytoret dari tengah-tengahmu. Teguhkanlah hatimu kepada TUHAN dan berbaktilah hanya kepada-Nya, maka Ia akan melepaskan engkau dari tangan orang Filistin.”
\p
\v 4 Orang-orang Israel pun menjauhkan para Baal dan Asytoret, dan beribadah hanya kepada TUHAN.
\s5
\p
\v 5 Berkatalah Samuel, “Kumpulkanlah seluruh orang Israel ke Mizpa, dan aku akan memohon bagimu kepada TUHAN.”
\p
\v 6 Berkumpullah mereka di Mizpa, lalu menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Berpuasalah mereka pada hari itu, dan berkata di sana, “Kami berdosa kepada TUHAN.” Samuel pun memerintah sebagai hakim atas orang Israel di Mizpa.
\s5
\p
\v 7 Kedengaranlah kepada orang Filistin bahwa orang Israel berkumpul di Mizpa, sehingga raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Ketika mendengarnya, orang Israel pun menjadi ketakutan terhadap orang Filistin.
\v 8 Berkatalah orang Israel kepada Samuel, “Janganlah berhenti berseru kepada TUHAN, Allah, bagi kami, supaya ia menyelamatkan kita dari tangan orang Filistin.”
\s5
\p
\v 9 Kemudian, Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkannya sebagai korban bakaran seluruhnya kepada TUHAN. Berserulah Samuel kepada TUHAN bagi Israel, dan TUHAN menjawabnya.
\s5
\v 10 Ketika Samuel sedang mempersembahkan korban bakaran, orang Filistin maju menyerang orang Israel. TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat pada hari itu ke atas orang Filistin, untuk mengacaukan mereka, sehingga dapat dikalahkan oleh orang Israel.
\v 11 Maka, keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa untuk mengejar orang-orang Filistin, dan mengalahkan mereka sampai ke hilir Bet-Kar
\f +
\fr 7.11
\fk Bet-Kar
\ft Banyak orang mengaitkan Bet-Kar dengan Bet-Hakkherem (Yer 6:1; Neh 3:14), yang oleh beberapa orang dianggap sama dengan Ain Karim (En Kerem), 7,5 km di sebelah barat barat-daya Gunung Bait di Yerusalem.
\f* .
\s Damai Terjadi di Israel
\s5
\p
\v 12 Samuel mengambil sebuah batu, dan mendirikannya di antara Mizpa dan Yesana. Ia memberi nama tempat itu Eben-Haezer, yang katanya, “Sampai di sini TUHAN menolong kita.”
\s5
\p
\v 13 Orang Filistin pun ditundukkan dan tidak lagi kembali memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang-orang Filistin di sepanjang usia Samuel.
\v 14 Kembalilah kota-kota yang diambil orang Filistin dari orang Israel, dari Ekron sampai Gat, serta wilayah yang dilepaskan orang Israel dari tangan orang Filistin. Dan, terjadilah perdamaian antara orang Israel dan orang Amori.
\s5
\p
\v 15 Samuel pun memerintah sebagai hakim atas orang Israel di sepanjang umur hidupnya.
\v 16 Ia pergi setiap kali, dari tahun ke tahun untuk berkeliling ke Betel, Gilgal, dan Mizpa dan memerintah sebagai hakim atas orang Israel di seluruh tempat itu.
\v 17 Lalu, ia pun kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya, dan di sanalah ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia juga mendirikan mezbah bagi TUHAN di sana.
\s5
\c 8
\s Israel Menginginkan Seorang Raja
\p
\v 1 Dan terjadilah, setelah Samuel menjadi tua, diangkatnyalah anak-anaknya laki-laki menjadi hakim atas Israel.
\v 2 Adapun nama anaknya yang sulung adalah Yoel, sedangkan nama anaknya yang kedua, Abia. Keduanya memerintah sebagai hakim di Bersyeba.
\v 3 Anak-anaknya itu tidak mengikutinya. Hidup mereka menyimpang untuk mengejar laba, menerima suap, dan memutarbalikkan keadilan.
\s5
\v 4 Maka, berkumpullah seluruh tua-tua Israel untuk datang menemui Samuel di Rama.
\v 5 Mereka berkata kepadanya, “Sesungguhnya engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak mengikuti jalanmu. Oleh sebab itu, angkatlah raja untuk memerintah seperti semua bangsa lain.”
\s5
\p
\v 6 Perkataan itu mengesalkan hati Samuel, yaitu perkataan “Berikanlah raja untuk memerintah kami.” Samuel pun berdoa kepada TUHAN.
\v 7 Berkatalah TUHAN kepada Samuel, “Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam setiap hal yang mereka katakan kepadamu. Sebab, bukan engkau yang ditolak, tetapi mereka menolak-Ku untuk memerintah atas mereka.
\s5
\v 8 Semua perbuatan yang dilakukan mereka sejak hari Aku menuntun mereka dari Mesir sampai hari ini, yaitu meninggalkan Aku dan beribadah kepada allah lain, demikian juga mereka lakukan kepadamu.
\v 9 Oleh sebab itu, dengarkanlah permintaan mereka. Tetapi, dengan sungguh-sungguh peringatkanlah dan beritahukanlah hak dari raja yang akan memerintah atas mereka.”
\s5
\p
\v 10 Samuel pun menyampaikan seluruh perkataan TUHAN kepada bangsa itu yang telah meminta seorang raja.
\v 11 Katanya, “Inilah yang menjadi hak raja yang akan memerintah atas kamu: anak-anakmu laki-laki akan diambil dan ditempatkannya di kereta kuda dan pasukan berkudanya, dan mereka akan berlari di depan keretanya.
\p
\v 12 Ia akan menjadikan mereka sebagai panglima pasukan seribu dan panglima pasukan lima puluh. Mereka akan membajak ladangnya dan menuai hasil panennya. Akan dibuatnya mereka sebagai perlengkapan dan senjata perang kereta-keretanya.
\s5
\p
\v 13 Lalu, anak-anak perempuanmu akan diambilnya sebagai juru campur rempah-rempah, juru masak, dan juru makanan.
\p
\v 14 Dari ladangmu, kebun anggurmu, dan pohon zaitunmu akan diambilnya yang terbaik, dan diberikannya kepada pegawai-pegawainya.
\v 15 Dari gandum dan kebun-kebun anggurmu akan diambilnya sepersepuluh untuk diberikan kepada pegawai-pegawainya dan hamba-hambanya.
\s5
\p
\v 16 Budakmu laki-laki dan budakmu perempuan, pemuda-pemuda terbaik, serta keledai-keledaimu akan diambil dan digunakan untuk pekerjaannya.
\v 17 Kambing dombamu akan diambilnya sepersepuluh dan engkau akan menjadi budaknya.
\v 18 Pada waktu itulah engkau akan meratap dengan nyaring oleh karena raja yang kaupilih itu, tetapi TUHAN tidak akan menjawabmu pada waktu itu.”
\s5
\p
\v 19 Tetapi, bangsa itu menolak untuk mendengarkan perkataan Samuel, dan berkata, “Tidak, tetapi sesungguhnya harus ada raja atas kami.
\v 20 Dan, kami juga akan sama dengan segala bangsa lain. Raja akan menghakimi kami dan maju memimpin kami berperang dalam pertempuran.”
\s5
\p
\v 21 Samuel mendengarkan semua perkataan bangsa itu, dan menyampaikannya di telinga TUHAN.
\v 22 Jawab TUHAN kepada Samuel, “Dengarkanlah permintaan mereka dan angkatlah raja atas mereka.”
\p Lalu, Samuel berkata kepada orang-orang Israel, “Pergilah masing-masing ke kotamu.”
\s5
\c 9
\s Saul Mencari Keledai Ayahnya
\p
\v 1 Ada seorang dari suku Benyamin yang bernama Kish, anak Abiel, anak Zeror, anak Bekhorat, anak Afia, dari keturunan Benyamin. Ia seorang yang kuat.
\v 2 Adapun anaknya bernama Saul, seorang muda yang elok wajahnya. Tidak ada seorangpun dari orang Israel yang lebih elok dari padanya. Bahunya tinggi, lebih tinggi dari setiap orang sebangsanya.
\s5
\v 3 Kish, ayah Saul, kehilangan keledai-keledainya. Maka, berkatalah Kish kepada Saul anaknya, “Bawalah sekarang seorang hamba bersamamu. Bersiaplah dan pergilah mencari keledai-keledai itu.”
\v 4 Maka, ia berjalan melalui pegunungan Efraim dan melalui tanah Salisa, tetapi mereka tidak menemukannya. Lalu, mereka melalui tanah Sahalim, tetapi keledai-keledai itu tidak ada. Kemudian, ia melalui tanah Benyamin, tetapi mereka tidak menemukannya.
\s5
\p
\v 5 Ketika Saul dan hambanya sampai di tanah Zuf, Saul pun berkata kepada hamba yang menyertainya, “Mari kita kembali pulang. Jangan sampai ayahku kuatir mengenai kita melebihi keledai-keledai itu.”
\p
\v 6 Tetapi hambanya berkata, “Tunggu. Dengarlah, ada seorang abdi Allah di kota ini. Ia seorang yang terhormat dan semua yang dikatakannya pasti terjadi. Sekarang, pergilah ke sana, mungkin ia akan memberitahukan perjalanan yang atasnya harus kita tempuh.”
\s5
\p
\v 7 Jawab Saul kepada hambanya, “Tetapi, jika kita pergi, apakah yang akan kita bawa kepada orang itu? Sebab, roti di kantung telah habis, dan tidak ada pemberian untuk diberikan kepada abdi Allah itu. Apakah yang ada pada kita?”
\p
\v 8 Kembali hamba itu berkata kepada Saul, demikian, “Sesungguhnya masih terdapat pada tanganku seperempat syikal perak yang dapat kita berikan kepada abdi Allah itu, sehingga ia akan menunjukkan jalan kepada kita.”
\s5
\p
\v 9 Dahulu, dalam bangsa Israel, demikianlah mereka akan berkata jika seseorang akan pergi untuk meminta petunjuk dari Allah, “Mari kita pergi kepada pelihat.” Sebab, mereka yang sekarang ini disebut nabi, sebelumnya disebut pelihat.
\p
\v 10 Jawab Saul kepada hambanya itu, “Baik usulmu itu. Mari kita pergi.” Maka, pergilah mereka ke kota tempat abdi Allah itu.
\p
\v 11 Ketika mereka naik ke pendakian di kota itu, mereka bertemu dengan gadis-gadis yang keluar untuk menimba air. Bertanyalah mereka kepada gadis-gadis itu, “Adakah pelihat di sini?”
\s5
\p
\v 12 Gadis-gadis itu menjawab demikian, “Ada, bahkan ia ada di depanmu. Segeralah pergi sekarang. Sebab, pada hari ini ia datang ke kota karena ada perjamuan korban pada hari ini untuk orang banyak di bukit.
\v 13 Jika masuk ke kota, barulah kamu akan menjumpainya sebelum ia naik ke bukit untuk makan. Sebab, orang banyak itu tidak akan makan sampai ia datang, karena dialah yang memberkati korban. Sesudah itu, barulah para undangan makan. Sekarang pergilah, sebab kamu akan segera menjumpainya.”
\s5
\p
\v 14 Maka, naiklah mereka ke kota dan masuk ke tengah-tengah kota. Ternyata, Samuel yang sedang berjalan ke luar berpapasan dengan mereka ketika sedang naik ke bukit.
\s5
\p
\v 15 TUHAN telah menyatakan kepada Samuel sehari berselang sebelum kedatangan Saul, demikian,
\v 16 “Pada waktu ini, esok hari, Aku akan mengirimkan kepadamu seorang laki-laki dari tanah Benyamin. Kau akan mengurapinya menjadi raja atas umat-Ku Israel. Ia akan menyelamatkan umat-Ku dari tangan orang Filistin, sebab Aku telah memperhatikan umat-Ku yang seruannya telah sampai kepada-Ku.”
\s5
\p
\v 17 Ketika Samuel melihat Saul, TUHAN berfirman kepadanya, “Sesungguhnya, inilah orang yang Kusebutkan kepadamu. Ia inilah yang akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku.”
\p
\v 18 Saul pun datang mendekati Samuel di tengah pintu gerbang dan berkata, “Beritahukanlah kiranya kepadaku, di mana rumah pelihat?”
\p
\v 19 Jawab Samuel kepada Saul, demikian, “Akulah pelihat itu. Naiklah mendahuluiku ke bukit. Kamu akan makan bersama-sama denganku hari ini, dan aku akan melepaskanmu pergi besok pagi. Dan, segala sesuatu yang ada di hatimu akan kuberitahukan.
\s5
\v 20 Tentang keledai-keledaimu yang telah hilang selama tiga hari sampai sekarang, janganlah susah hatimu, sebab itu telah diketemukan. Tetapi, siapakah yang memiliki semua yang diingini orang Israel? Bukankah semua itu ada pada kaum keluargamu?”
\p
\v 21 Saul pun menjawab dengan berkata, “Bukankah aku seorang Benyamin, suku yang terkecil di Israel? Bukankah kaumku yang paling hina dari seluruh keturunan suku Benyamin? Mengapa engkau mengatakan perkataan yang demikian kepadaku?”
\s5
\p
\v 22 Kemudian, Samuel membawa Saul dan hambanya masuk ke aula dan memberikan mereka tempat utama di hadapan para undangan, yang kira-kira tiga puluh orang banyaknya.
\s5
\v 23 Berkatalah Samuel kepada juru masak, “Berikanlah bagian seperti yang kuberikan kepadamu, dengan pesan: simpanlah itu kepadamu.”
\p
\v 24 Lalu, juru masak itu menghidangkan paha dan bagian yang ada di atasnya, dan meletakkannya ke hadapan Saul. Berkatalah Samuel, “Sesungguhnya yang tinggal ini diletakkan di hadapanmu. Makanlah, sebab perayaan ini dilakukan untukmu, ketika aku berkata Orang banyak telah kuundang.’” Maka, makanlah Saul bersama-sama dengan Samuel pada hari itu.
\s5
\p
\v 25 Kemudian, turunlah mereka dari bukit ke kota. Samuel pun berbicara dengan Saul di atas sotoh rumahnya.
\p
\v 26 Mereka bangun pagi ketika fajar menyingsing, lalu Samuel memanggil Saul ke atas atap rumahnya, katanya, “Bangunlah, aku akan melepasmu pergi!” Saul pun bangun, lalu ia berdua dengan Samuel pergi ke luar.
\s5
\p
\v 27 Mereka pun turun sampai ke batas kota, kemudian Samuel berkata kepada Saul, “Katakanlah kepada hamba itu, supaya ia pergi mendahului kita. Tetapi engkau, tetaplah tinggal sebentar untuk mendengarkan firman Allah.”
\s5
\c 10
\s Samuel Mengurapi Saul
\p
\v 1 Samuel mengambil buli-buli berisi minyak urapan, lalu menuangkannya ke atas kepala Saul dan menciumnya, serta berkata, “Sesungguhnya, bukankah TUHAN yang mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya?
\v 2 Pergilah sekarang meninggalkan aku, dan engkau akan menemukan dua orang laki-laki di dekat kubur Rahel, di daerah Benyamin di Zelzah. Mereka akan berkata: Telah ditemukan kembali keledai-keledai yang engkau cari. Sesungguhnya, ayahmu sudah meninggalkan pemikirannya mengenai keledai-keledai itu dan cemas mengenai engkau. Katanya, Apa yang akan kulakukan terhadap anakku?’”
\s5
\p
\v 3 “Dari sana berjalanlah terus sampai ke pohon tarbantin Tabor. Engkau akan ditemui di sana oleh tiga orang laki-laki yang datang menghadap Allah di Betel. Salah seorang membawa tiga ekor anak kambing, yang seorang membawa tiga ketul roti, dan yang lain membawa sebuyung anggur.
\v 4 Mereka akan memberi salam dan memberi dua ketul roti, yang akan kauterima dari tangannya.
\s5
\v 5 Demikianlah, sesudah itu engkau akan sampai di Gibea Allah, yang merupakan tempat kedudukan pasukan orang Filistin. Apabila engkau masuk ke kota itu, engkau akan bertemu dengan serombongan nabi di sana, yang turun dari bukit pengorbanan. Di hadapan mereka ada gambus, rebana, suling dan kecapi, dan mereka akan bernubuat.
\f +
\fr 10.5
\ft bernubuat: melakukan ramalan berdasarkan suatu penglihatan/wahyu dari Tuhan.
\f*
\v 6 Maka, berkuasalah Roh TUHAN atasmu, sehingga engkau akan bernubuat bersama-sama mereka dan berubah menjadi manusia lain.
\s5
\v 7 Maka, apabila terjadi tanda-tanda itu kepadamu, lakukanlah apa yang didapat oleh tanganmu, sebab Allah menyertaimu.
\p
\v 8 Pergilah mendahuluiku ke Gilgal dan camkanlah, bahwa aku akan datang kepadamu untuk mempersembahkan korban bakaran dan mempersembahkan korban keselamatan. Tujuh hari lamanya engkau harus menunggu sampai aku datang kepadamu dan memberitahukan tentang apa yang harus engkau lakukan.”
\s Saul Menjadi Seperti Nabi
\s5
\p
\v 9 Ketika Saul berpaling untuk pergi berjalan meninggalkan Samuel, Allah mengubah hatinya menjadi lain. Terjadilah segala tanda-tanda itu pada hari itu juga.
\v 10 Ketika sampai di Gibea dari sana, maka bertemulah ia dengan serombongan nabi. Berkuasalah atasnya Roh Allah dan ia bernubuat di tengah-tengah mereka.
\s5
\v 11 Maka, semua yang telah lama mengenalnya sejak dahulu, heran melihatnya bersama-sama para nabi bernubuat. Berkatalah orang banyak itu seorang kepada yang lain, “Apakah yang terjadi dengan anak Kish itu? Apakah Saul juga termasuk nabi?
\p
\v 12 Seorang dari mereka menjawab dengan berkata, “Siapakah ayahnya?” Itulah sebabnya, maka terdapat peribahasa, “Apakah Saul juga termasuk nabi?”
\s Saul Kembali
\p
\v 13 Sesudah bernubuat, pulanglah ia dari bukit pengorbanan.
\f +
\fr 10.13
\ft digunakan untuk mengorbankan persembahan/binatang.
\f*
\s5
\p
\v 14 Bertanyalah paman Saul kepadanya dan kepada hambanya, “Dari mana engkau pergi?”
\p Jawabnya, “Mencari keledai-keledai. Tetapi, kami tidak melihatnya, sehingga kami pergi kepada Samuel.”
\p
\v 15 Lalu, paman Saul bertanya, “Coba ceritakan, apa yang dikatakan Samuel kepadamu?”
\p
\v 16 Jawab Saul kepada pamannya itu, “Ia memberitahukan kepada kami, bahwa keledai-keledai itu telah ditemukan.” Tetapi, perkara menjadi raja itu tidak diberitahukannya seperti yang telah dikatakan Samuel.
\s Samuel Mengumumkan Saul Sebagai Raja
\s5
\p
\v 17 Kemudian, Samuel mengerahkan bangsa itu untuk menghadap TUHAN di Mizpa.
\v 18 Berkatalah ia kepada orang-orang Israel, “Beginilah perkataan TUHAN, Allah Israel, Aku telah menuntun orang Israel dari Mesir dan melepaskanmu dari tangan orang Mesir dan dari tangan seluruh kerajaan yang menindasmu.
\v 19 Tetapi, hari ini engkau menolak Allahmu yang juga telah menyelamatkanmu dari segala malapetaka dan kesusahanmu, serta berkata, Tetapi, angkatlah seorang raja atas kami. Sekarang, berdirilah di hadapan TUHAN menurut suku dan kaummu.”
\s5
\p
\v 20 Samuel menyuruh seluruh suku Israel tampil ke muka, lalu didapatilah suku Benyamin.
\v 21 Disuruhnya suku Benyamin tampil ke muka menurut kaum keluarganya, maka didapatilah kaum keluarga Matri. Kemudian, didapatilah Saul anak Kish.
\p Tetapi ketika dicari, ia tidak ditemukan.
\s5
\v 22 Lalu, ditanyakanlah kepada TUHAN, “Tetap datangkah orang itu ke mari?”
\p Jawab TUHAN, “Sesungguhnya, ia bersembunyi di antara barang-barang.”
\p
\v 23 Maka, berlarilah mereka mengambilnya dari sana, sehingga berdirilah ia di tengah-tengah orang sebangsanya. Ia lebih tinggi dari orang-orang sebangsanya, dari bahu ke atas.
\s5
\p
\v 24 Samuel pun berkata kepada seluruh bangsa itu, “Lihatkah kalian kepada orang yang dipilih oleh TUHAN? Sebab, tidak ada yang seperti dia di antara seluruh bangsa.”
\p Maka, bersoraklah seluruh bangsa itu sambil berkata, “Hidup raja!”
\s5
\p
\v 25 Berbicaralah Samuel kemudian kepada bangsa itu mengenai hak-hak kerajaan, menuliskannya pada piagam, lalu meletakkannya di hadapan TUHAN. Samuel kemudian melepas seluruh bangsa itu pergi, masing-masing ke rumahnya.
\s5
\p
\v 26 Saul juga pulang ke rumahnya di Gibea, diikuti orang-orang gagah perkasa yang menyertainya, yang hatinya digerakkan oleh Allah.
\v 27 Tetapi, orang-orang dursila berkata, “Bagaimana orang ini dapat menyelamatkan kita?” Mereka menghinanya dan tidak membawa persembahan kepadanya. Namun, ia tetap diam.
\s5
\c 11
\s Raja Nahas, Raja Amon
\p
\v 1 Majulah Nahas, orang Amon itu, dan berkemah mengepung Yabesh-Gilead. Kemudian, berkatalah semua orang Yabesh kepada Nahas, “Adakanlah perjanjian, maka kami akan menjadi hambamu.”
\p
\v 2 Jawab Nahas kepada orang Amon, “Beginilah aku akan mengadakan perjanjian, bahwa tiap mata kananmu akan kucungkil, sehingga mendatangkan malu atas seluruh orang Israel.”
\s5
\p
\v 3 Jawab para tua-tua Yabesh kepadanya, “Berilah kelonggaran tujuh hari lamanya, agar kami dapat mengirim utusan ke seluruh daerah Israel. Jika tidak ada yang menyelamatkan kami, kami akan keluar dan menjadi milikmu.”
\s Saul Menyelamatkan Yabesh-Gilead
\s5
\p
\v 4 Ketika utusan-utusan itu sampai ke Gibea-Saul dan menyampaikan hal tersebut di telinga bangsa itu, seluruh bangsa itu menangis dengan suara nyaring.
\v 5 Lalu, Saul datang dari ladang dengan berjalan di belakang lembunya. Bertanyalah Saul, “Ada apa dengan orang-orang itu, sehingga mereka menangis?”
\p Mereka pun menceritakan kabar dari orang-orang Yabesh itu.
\s5
\v 6 Roh Allah berkuasa atas Saul setelah ia mendengar kabar itu, sehingga bangkitlah amarahnya dengan hebat.
\v 7 Diambilnya sepasang lembu, dipotong-potongnya, lalu dikirimnya ke seluruh daerah Israel melalui perantaraan utusan, yang berkata, “Siapa yang tidak maju mengikuti Saul dan mengikuti Samuel, demikianlah akan diperbuat terhadap lembu-lembunya.”
\p Kemudian, TUHAN mendatangkan ketakutan kepada bangsa itu, sehingga mereka maju dengan serentak.
\v 8 Ketika Saul memeriksa di Bezek, ada tiga ratus ribu orang Israel dan tiga puluh ribu orang Yehuda.
\s5
\p
\v 9 Kepada utusan-utusan yang datang itu dikatakan, “Beginilah kamu katakan kepada orang-orang Yabesh-Gilead: Besok akan datang pertolongan bagimu pada waktu panas teriknya matahari."
\p Utusan-utusan itu pun kembali dan memberitahukannya kepada orang-orang Yabesh, sehingga bersukacitalah mereka.
\v 10 Berkatalah orang-orang Yabesh itu kepada Nahas, “Besok, kami akan keluar menemuimu. Perbuatlah apa pun yang kaupandang baik.”
\s5
\p
\v 11 Maka, keesokan harinya, Saul membagi rakyat menjadi tiga pasukan. Mereka masuk ke tengah-tengah perkemahan pada waktu giliran jaga pagi dan mengalahkan orang-orang Amon sebelum hari menjadi panas. Tercerai berailah orang-orang yang tersisa, sehingga tidak ada dua orang tinggal bersama-sama.
\s5
\p
\v 12 Kemudian, berkatalah bangsa itu kepada Samuel, “Siapakah yang berkata, Mengapa Saul yang menjadi raja atas kita? Serahkanlah orang-orang itu untuk kami hukum mati.”
\p
\v 13 Kata Saul, “Tidak ada seorangpun akan dihukum mati pada hari ini! Sebab, pada hari ini TUHAN telah melakukan pertolongan kepada orang Israel.”
\s5
\p
\v 14 Lalu, Samuel berkata kepada bangsa itu, “Mari kita pergi ke Gilgal dan membaharui kedudukan raja di sana.”
\p
\v 15 Maka, pergilah seluruh bangsa itu ke Gilgal dan mengangkat Saul menjadi raja di sana, di hadapan TUHAN, di Gilgal. Mereka mempersembahkan korban di sana, yaitu korban keselamatan di hadapan TUHAN. Kemudian, sangat bersukarialah Saul dan semua orang Israel di sana.
\s5
\c 12
\s Samuel Berbicara tentang Raja
\p
\v 1 Berkatalah Samuel kepada seluruh orang Israel, “Sesungguhnya telah kudengarkan segala permintaanmu yang kausampaikan, dan telah kuangkat atasmu seorang raja.
\p
\v 2 Sekarang, raja itulah yang akan memimpin di depanmu. Aku pun telah menjadi tua dan beruban, dan anak-anakku laki-laki ada bersama-sama denganmu. Aku telah berjalan di depanmu sejak mudaku sampai hari ini.
\s5
\v 3 Sesungguhnya aku di sini. Berikanlah kesaksian di hadapan TUHAN dan di hadapan orang yang diurapi-Nya. Lembu siapakah yang telah aku ambil? Keledai siapakah yang telah kuambil? Siapakah yang telah kuperas? Siapakah yang telah kuperlakukan dengan kekerasan? Dari tangan siapakah telah kuambil uang suap sehingga aku harus menutup mata? Akan kukembalikan kepadamu.”
\s5
\p
\v 4 Jawab mereka, “Engkau tidak pernah memeras, atau memperlakukan kami dengan kekerasan, dan tidak mengambil apa pun dari tangan siapa pun.”
\p
\v 5 Lalu, Samuel berkata kepada mereka, “TUHAN menjadi saksi atasmu, dan orang yang diurapi-Nya pun menjadi saksi pada hari ini, bahwa engkau tidak mendapati apapun dalam tanganku.”
\p Jawab mereka, “Ia menjadi saksi!”
\f +
\fr 12.5
\ft Teks asli tidak ada kata "Dia", tapi kemungkinan besar yang dimaksud adalah TUHAN.
\f*
\s5
\p
\v 6 Berkatalah Samuel kepada bangsa itu, “TUHANlah yang mengangkat Musa dan Harun, dan yang menuntun nenek moyangmu dari tanah Mesir.
\v 7 Sekarang berdirilah, supaya kita bersama-sama berhakim di hadapan TUHAN, tentang segala perbuatan keselamatan TUHAN yang telah dikerjakan-Nya kepadamu dan kepada nenek moyangmu.
\s5
\p
\v 8 Ketika Yakub datang ke Mesir, dan nenek moyangmu berseru-seru kepada TUHAN, maka TUHAN mengutus Musa dan Harun yang membawa nenek moyangmu dari Mesir, sehingga menetaplah mereka di tempat ini.
\p
\v 9 Tetapi, terlupakanlah TUHAN, Allah, sehingga Ia menjual mereka ke tangan Sisera, panglima tentara di Hazor, serta ke tangan orang Filistin dan Moab yang memerangi mereka.
\s5
\v 10 Berseru-serulah mereka kepada TUHAN, katanya, Kami telah berdosa sebab meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada para Baal dan Asytoret. Sekarang, lepaskanlah kami dari tangan musuh, maka kami akan melayani-Mu.
\p
\v 11 TUHAN kemudian mengutus Yerubaal-Gideon, dan Barak, dan Yefta, dan Samuel, untuk melepaskanmu dari tangan musuh di sekelilingmu, sehingga kamu dapat tinggal dengan tenteram.
\s5
\v 12 Tetapi, ketika engkau melihat Nahas, raja orang-orang Amon itu datang melawanmu, maka kamu berkata, Tidak, tetapi seorang raja harus memerintah atas kami Padahal, TUHAN, Allahmu adalah rajamu.
\v 13 Oleh sebab itu, sekarang inilah raja yang telah kamu pilih, yang kamu minta. Sesungguhnya, TUHAN, telah mengangkat raja atasmu.
\s5
\v 14 Jika engkau takut akan TUHAN, beribadah kepada-Nya, mendengar perkataan-Nya, dan tidak menentang terhadap titah TUHAN, maka baik engkau atau pun raja yang memerintah atasmu, akan terus mengikuti TUHAN, Allahmu.
\v 15 Tetapi, jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan menentang terhadap titah TUHAN, maka tangan TUHAN akan melawanmu seperti terhadap nenek moyangmu.
\s5
\p
\v 16 Oleh karena itu, sekarang berdirilah dan lihatlah hal besar ini yang TUHAN lakukan di hadapanmu.
\p
\v 17 Bukankah sekarang adalah musim menuai gandum? Aku akan berseru kepada TUHAN untuk memberikan guruh dan hujan. Ketahuilah dan lihatlah bahwa besarlah kejahatan yang engkau lakukan di hadapan TUHAN dengan meminta seorang raja."
\p
\v 18 Kemudian, berserulah Samuel kepada TUHAN, dan TUHAN memberikan guruh dan hujan pada hari itu. Sangat takutlah seluruh bangsa itu kepada TUHAN dan kepada Samuel.
\s5
\v 19 Seluruh bangsa itu kemudian berkata kepada Samuel, “Berdoalah untuk hamba-hambamu ini kepada TUHAN, Allahmu, supaya kami jangan mati. Sebab, kami telah menambah kepada seluruh dosa kami dengan kejahatan, ketika meminta seorang raja.”
\p
\v 20 Samuel pun berkata kepada seluruh bangsa itu, “Jangan takut. Engkau memang telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, dan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu.”
\v 21 Janganlah menyimpang karena mengikuti dewa kesia-siaan yang tidak berguna dan tidak dapat menolong, karena semuanya adalah kesia-siaan.
\s5
\p
\v 22 Sebab, TUHAN tidak akan meninggalkan umat-Nya oleh karena nama-Nya yang besar, terlebih lagi TUHAN telah berkenan menjadikan engkau umat-Nya.
\v 23 Mengenai aku, jauhlah kiranya dari berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakanmu. Bagimu, aku akan mengajarkan jalan yang baik dan benar.
\s5
\v 24 Tetapi, takutlah kepada TUHAN dan beribadahlah dengan setia kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab sadarilah betapa besar hal-hal yang dilakukan-Nya terhadap engkau.
\v 25 Tetapi, jika kamu terus berbuat jahat, baik engkau maupun rajamu, akan binasa.
\s5
\c 13
\s Saul Menyebabkan Kesusahan bagi Israel
\p
\v 1 Saul telah cukup umur pada waktu menjadi raja. Dua tahun ia memerintah atas Israel.
\v 2 Saul memilih tiga ribu orang Israel; dua ribu orang di Mikhmas dan pegunungan Betel untuk tinggal bersama dengan Saul, dan seribu orang tinggal bersama-sama dengan Yonatan di Gibea-Benyamin. Selebihnya dari rakyatnya disuruhnya pulang, masing-masing ke kemahnya.
\s5
\p
\v 3 Yonatan mengalahkan pasukan-pasukan pendudukan orang Filistin yang ada di Geba, dan kedengaranlah hal itu pada orang Filistin. Saul pun meniup terompet di seluruh negeri dan berkata, “Biarlah orang Ibrani mendengar.”
\p
\v 4 Seluruh Israel pun mendengar kabar bahwa Saul telah mengalahkan pasukan-pasukan pendudukan orang Filistin, sampai-sampai orang Israel dibenci oleh orang Filistin. Lalu, dikerahkanlah rakyat untuk mengikuti Saul ke Gilgal.
\s5
\v 5 Orang-orang Filistin kemudian berkumpul untuk berperang melawan orang Israel. Tiga puluh ribu kereta, enam ribu pasukan berkuda, dan pasukan berjalan kaki yang banyaknya seperti pasir di tepi laut bergerak maju dan berkemah di Mikhmas, di sebelah timur Bet-Awen.
\s5
\p
\v 6 Orang-orang Israel melihat bahwa mereka terjepit, sebab rakyat terdesak. Kemudian, bersembunyilah rakyat di gua-gua, celah-celah batu, di bukit batu, di liang batu, dan di bawah tanah.
\v 7 Orang-orang Ibrani bahkan menyeberang sungai Yordan, ke tanah Gad dan Gilead, sementara Saul tetap di Gilgal dan seluruh rakyat dengan gemetar mengikutinya.
\s5
\p
\v 8 Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditetapkan Samuel. Tetapi, ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, rakyatnya tercerai berai meninggalkannya.
\v 9 Saul pun kemudian berkata, “Bawalah kepadaku korban bakaran dan korban keselamatan.” Lalu, dipersembahkannya korban bakaran.
\v 10 Ketika selesai mempersembahkan korban bakaran, tampaklah Samuel datang. Saul pun pergi menyongsongnya untuk memberi salam.
\s5
\p
\v 11 Tanya Samuel, “Apakah yang telah kaulakukan?”
\p Jawab Saul, “Oleh karena aku melihat bahwa rakyat terserak meninggalkanku sementara engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, dan orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,
\v 12 maka pikirku, Datanglah orang-orang Filistin untuk menyerangku di Gilgal, padahal aku belum memohon belas kasihan TUHAN. Oleh sebab itu, aku memberanikan diri mempersembahkan korban bakaran.”
\s5
\p
\v 13 Samuel pun berkata kepada Saul, “Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu. Sebab, seharusnya TUHAN menegakkan kerajaanmu atas orang Israel sampai selama-lamanya.
\v 14 Tetapi sekarang, kerajaanmu tidak akan bertahan. TUHAN telah memilih seseorang dari hati-Nya dan TUHAN telah menunjuknya menjadi raja atas umat-Nya, sebab engkau tidak mengikuti yang diperintahkan TUHAN kepadamu.”
\s5
\v 15 Bangkitlah Samuel, kemudian pergi dari Gilgal ke Gibea Benyamin. Tetapi, Saul memeriksa rakyat yang tinggal bersama-sama dengannya, kira-kira enam ratus orang banyaknya.
\s Pertempuran di Mikhmas
\p
\v 16 Saul dan Yonatan, anaknya, serta rakyat yang tinggal bersama-sama dengan mereka, tinggal di Geba-Benyamin sementara orang-orang Filistin berkemah di Mikhmas.
\s5
\v 17 Keluarlah penjarah-penjarah dari perkemahan orang Filistin dalam tiga gerombolan. Salah satu gerombolan mengambil jalan ke Ofra,
\f +
\fr 13.17
\fk Ofra,
\ft kota orang Abiezer
\f* ke daerah Syual
\f +
\fr 13.17
\fk Syual
\ft
\f* .
\v 18 Gerombolan kedua mengambil jalan ke Bet-Horon, dan gerombolan yang lain mengambil jalan ke perbatasan yang menghadap ke lembah Zeboim, ke arah padang belantara.
\s5
\p
\v 19 Tidak terdapat tukang besi di seluruh negeri Israel, sebab orang Filistin berkata, “Jangan sampai orang Ibrani membuat pedang atau tombak.”
\v 20 Jadi, pergilah semua orang Israel kepada orang Filistin, masing-masing untuk mengasah mata bajaknya, atau beliungnya, atau kapaknya, atau aritnya.
\v 21 Adapun bayarannya adalah dua pertiga syikal untuk mata bajak dan beliung, dan sepertiga syikal
\f +
\fr 13.21
\ft dalam teks asli digunakan istilah peh atau pim yang merupakan ukuran berat setara dengan sepertiga syikal. (bdk. NIV, ESV, NET)
\f* untuk kapak dan memasang kusa.
\f +
\fr 13.21
\ft kusa: tongkat untuk menghalau.
\f*
\s5
\v 22 Sehingga, pada waktu pertempuran, tidak ada pedang atau lembing dalam tangan seluruh rakyat yang bersama dengan Saul dan Yonatan. Hanya Saul dan Yonatan yang mempunyainya.
\p
\v 23 Sementara itu, keluarlah pasukan pengawal orang Filistin ke perlintasan
\f +
\fr 13.23
\ft Teks asli kurang jelas, mungkin yang dimaksud adalah jurang.
\f* di Mikhmas.
\s5
\c 14
\s Yonatan Menyerang Filistin
\p
\v 1 Pada suatu hari, berkatalah Yonatan anak Saul kepada hamba pembawa senjatanya, “Mari menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang berada di sebelah sana.” Tetapi, ayahnya tidak diberitahukannya tentang hal itu.
\s5
\p
\v 2 Saul berdiam di ujung Gibea, di bawah pohon Delima yang ada di Migron
\f +
\fr 14.2
\fk Migron
\ft
\f* . Rakyat yang menyertainya kira-kira enam ratus orang banyaknya.
\v 3 Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, ialah yang memakai baju efod saat itu.
\p Tetapi, rakyat tidak tahu tentang perginya Yonatan.
\s5
\v 4 Di antara pelintasan-pelintasan bukit yang berusaha diseberangi oleh Yonatan ke arah pasukan pengawal orang Filistin, ada ujung bukit batu di sebelah sini, dan ujung bukit batu di sebelah sana. Yang satu bernama Bozes, dan yang lain bernama Sene.
\v 5 Ujung yang satu berdiri di sebelah utara, di seberang Mikhmas, sementara yang lain di sebelah selatan, di seberang Gibea.
\f +
\fr 14.5
\ft Gibea: atau Gaba atau Geba, sebuah kota Benyamin.
\f*
\s5
\p
\v 6 Berkatalah Yonatan kepada hamba yang mengangkat senjatanya itu, “Mari menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tak bersunat itu. Sekiranya TUHAN akan bertindak bagi kita sebab tidak ada yang sukar bagi TUHAN untuk menolong, baik dengan banyak maupun sedikit orang.”
\p
\v 7 Jawab pembawa senjatanya, “Perbuatlah segala yang engkau kehendaki, yang engkau mau. Sesungguhnya aku sepakat dengan hatimu.”
\s5
\p
\v 8 Kata Yonatan, “Lihatlah, kita akan menyeberang ke dekat orang-orang itu, dan memperlihatkan diri kepada mereka.
\v 9 Apabila begini kata mereka kepada kita, Berhentilah sampai kami datang kepadamu, maka kita tetap berdiri di tempat kita, dan tidak naik menemui mereka.
\v 10 Kecuali, begini kata mereka, Naiklah ke arah kami, maka kita naik. Sebab, mereka telah diserahkan oleh TUHAN ke dalam tangan kita. Itulah tanda bagi kita.”
\s5
\p
\v 11 Keduanya kemudian memperlihatkan diri kepada pasukan pengawal orang Filistin. Berkatalah orang-orang Filistin itu, “Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lubang-lubang tempat mereka bersembunyi dari sana.”
\v 12 Berserulah orang-orang dari pasukan pengawal itu kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, demikian, “Naiklah ke arah kami, dan kami akan memberitahukan sesuatu.” Kata Yonatan kepada pembawa senjatanya, “Naiklah mengikuti aku, sebab mereka telah diserahkan oleh TUHAN ke dalam tangan orang Israel.”
\s5
\p
\v 13 Naiklah Yonatan ke atas dengan merangkak, dengan pembawa senjatanya mengikutinya. Tewaslah orang-orang itu oleh Yonatan, dan pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya.
\p
\v 14 Adapun kekalahan pertama ini, yang ditimbulkan oleh Yonatan dan pembawa senjatanya itu, terjadi pada dua puluh orang, dalam jarak setengah alur sepembajakan di ladang.
\f +
\fr 14.14
\ft jarak setengah alur sepembajakan: dalam beberapa terjemahan dalam bahasa Inggris digunakan istilah "setengah acre" (half an acre, lih. NET, NIV).
\f*
\s5
\p
\v 15 Terjadilah kegentaran di perkemahan, di padang, dan di antara seluruh rakyat. Pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, bahkan tanah itu juga gemetar, sehingga terjadilah kegentaran yang dari Allah.
\s5
\p
\v 16 Dilihatlah itu oleh pengintai-pengintai Saul di Gibea-Benyamin, dan tampaklah orang ramai gemetar, berjalan ke sana ke mari.
\v 17 Berkatalah Saul kepada rakyat yang menyertainya, “Coba periksalah, dan lihatlah siapa yang pergi dari kita.” Mereka pun memeriksa, dan ternyata Yonatan dan pembawa senjatanya tidak ada.
\s5
\p
\v 18 Saul kemudian berkata kepada Ahia, “Bawalah baju efod Allah!” Sebab, dialah yang memakai baju efod Allah pada waktu itu di antara orang Israel.
\v 19 Adapun, ketika Saul berbicara kepada imam itu, keributan di tempat perkemahan orang Filistin kian lama kian bertambah, sehingga berkatalah Saul kepada imam itu, “Tariklah tanganmu!”
\s5
\p
\v 20 Berkumpullah Saul dan seluruh rakyat yang menyertainya itu, dan ketika mereka sampai di medan pertempuran, tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang. Terjadilah sebuah kegemparan yang sangat besar.
\v 21 Orang-orang Ibrani yang tinggal dengan orang-orang Filistin dari dahulu dan yang ikut maju sampai ke perkemahan di sekitarnya, mereka juga ikut bergabung dengan orang-orang Israel yang menyertai Saul dan Yonatan.
\s5
\v 22 Semua orang Israel yang bersembunyi di pegunungan Efraim mendengar bahwa orang-orang Filistin telah melarikan diri. Mereka pun bergabung menyusul dalam pertempuran.
\p
\v 23 Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran pun meluas sampai melintasi Bet-Awen.
\f +
\fr 14.23
\ft Bet-Awen: (31° 53´, 35° 15´)
\f*
\s Saul Membuat Kesalahan yang Lain
\s5
\p
\v 24 Ketika orang-orang Israel terdesak pada waktu itu, Saul pun mengucapkan sumpah kepada rakyatnya, demikian, “Terkutuklah orang yang memakan sesuatu sebelum matahari terbenam, sebelum aku membalas dendam terhadap musuh-musuhku.” Maka, tidak ada seorang pun dari rakyatnya yang memakan sesuatu.
\p
\v 25 Seluruh orang dari negeri itu pun sampai ke hutan, dan ada madu di sana, di atas tanah.
\v 26 Ketika rakyat sampai ke hutan, tampaklah madu yang meleleh, tetapi tidak ada yang mencedoknya dengan tangan ke mulut, sebab takutlah rakyat akan sumpah itu.
\s5
\v 27 Yonatan tidak mendengar bahwa ayahnya telah menyumpah rakyatnya. Ia pun mengulurkan ujung tongkat yang ada di tangannya, lalu mencelupkannya ke ujung sarang madu dan mencedoknya dengan tangan ke dalam mulutnya, dan matanya pun menjadi terang.
\p
\v 28 Berbicaralah seorang dari rakyatnya, katanya, “Ayahmu telah menyumpah rakyatnya dengan sungguh-sungguh, katanya Terkutuklah orang yang memakan sesuatu pada hari ini. Oleh karena itu, rakyat menjadi letih lesu.”
\s5
\p
\v 29 Jawab Yonatan, “Ayahku mencelakakan negeri. Coba, lihatlah, betapa terang mataku, terlebih setelah merasai sedikit dari madu ini.
\v 30 Apalagi, jika seandainya rakyat dapat makan dengan bebas pada saat ini dari jarahan musuh yang telah didapatnya. Tetapi sekarang, tidak banyak kekalahan pada orang Filistin.”
\s5
\p
\v 31 Mereka mengalahkan orang Filistin pada hari itu, dari Mikhmas sampai Ayalon. Rakyat pun sangat letih lesu.
\v 32 Rakyat pun menyambar kepada jarahannya, mengambil kambing domba, lembu, dan anak lembu, disembelih di tanah, dan dimakan oleh orang-orang itu dengan darahnya.
\s5
\p
\v 33 Diberitahukanlah kepada Saul demikian, “Lihat, rakyat telah berdosa terhadap TUHAN dengan memakannya dengan darahnya.” Berkatalah ia, “Kamu telah berkhianat. Gulingkanlah kemari sekarang sebuah batu besar!”
\v 34 Kata Saul lagi, “Berserak-seraklah di antara rakyat, dan katakan kepada mereka, Bawalah kepadaku dari masing-masing orang lembunya dan masing-masing dombanya, sembelihlah di sini dan makanlah. Janganlah berdosa terhadap TUHAN dengan memakannya dengan darahnya.’”
\p Maka, datanglah seluruh rakyat, masing-masing dengan lembu di tangannya malam itu, dan menyembelihnya di sana.
\s5
\v 35 Didirikanlah oleh Saul mezbah bagi TUHAN. Inilah mezbah yang mula-mula didirikannya bagi TUHAN.
\s5
\p
\v 36 Kata Saul kemudian, “Mari turun mengejar orang Filistin malam ini dan menjarahi mereka sampai fajar menyingsing. Jangan membiarkan seorangpun tersisa dari mereka.”
\p Jawab mereka, “Lakukanlah semua yang kaupandang baik.”
\p Tetapi, imam berkata, “Marilah kita mendekat untuk menghadap Allah di sini.”
\p
\v 37 Bertanyalah Saul kepada Allah, “Bolehkah aku turun untuk mengejar orang Filistin? Akankah Kauserahkan mereka ke dalam tangan orang-orang Israel?” Tetapi, Ia tidak menjawabnya pada hari itu.
\s5
\p
\v 38 Kata Saul kemudian, “Mendekatlah kemari, hai semua pemuka rakyat. Berusahalah untuk mengetahui apakah yang menyebabkan dosa pada hari ini?
\v 39 Sebab, demi TUHAN yang hidup, yang telah menyelamatkan orang Israel, sesungguhnya sekalipun itu disebabkan oleh Yonatan, anakku, maka ia pasti dihukum mati.” Tetapi, tidak seorang pun dari seluruh rakyat menjawabnya
\s5
\p
\v 40 Berkatalah ia kepada seluruh orang Israel, “Engkau berdiri di sebelah yang satu, sementara aku dan Yonatan, anakku, akan berdiri di sebelah yang lain.” Jawab rakyatnya kepada Saul, “Apa yang kaupandang baik, lakukanlah.”
\p
\v 41 Berkatalah Saul kepada TUHAN, Allah, Israel, “Tunjukkanlah yang tidak bercela.” Didapatilah Yonatan dan Saul, tetapi rakyat itu terluput.
\v 42 Kata Saul, “Buanglah undi antara aku dan Yonatan, anakku.” Lalu, didapatilah Yonatan.
\s5
\p
\v 43 Kata Saul kepada Yonatan, “Beritahukanlah kepadaku, apa yang telah kauperbuat.” Diberitahukanlah oleh Yonatan, katanya “Aku merasai sedikit madu dengan ujung tongkat yang ada di tanganku. Aku bersedia mati.”
\p
\v 44 Kata Saul, “Beginilah Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi, sesungguhnya, engkau harus dihukum mati, Yonatan.”
\s5
\p
\v 45 Tetapi, jawab rakyat kepada Saul, “Masakan Yonatan harus mati sementara ialah yang sudah membuat kemenangan yang besar ini bagi Israel? Dijauhkanlah yang demikian, demi TUHAN yang hidup! Takkan jatuh sehelai rambutpun dari kepalanya ke bumi. Sebab, dengan Allah, dilakukannya hal itu pada hari ini.” Rakyat pun membebaskan Yonatan, sehingga ia tidak harus dihukum mati.
\p
\v 46 Pulanglah Saul sesudah mengejar orang Filistin. Orang Filistin kembali ke tempat tinggalnya.
\s Saul Memerangi Musuh Israel
\s5
\p
\v 47 Setelah Saul menjabat menjadi raja atas Israel, berperanglah ia ke segala penjuru untuk melawan semua musuhnya, yaitu Moab, orang Amon, Edom, raja-raja Zoba dan orang-orang Filistin. Ke tempat mana pun ia pergi, ia mendapat kemenangan.
\v 48 Ia melakukan hal-hal yang gagah perkasa; mengalahkan orang-orang Amalek, dan melepaskan orang Israel dari orang-orang yang merampok mereka.
\s5
\p
\v 49 Adapun anak-anak laki-laki Saul adalah Yonatan, Yiswi, dan Malkisua. Nama kedua anaknya perempuan: yang tertua bernama Merab dan yang termuda bernama Mikhal.
\v 50 Nama isteri Saul adalah Ahinoam, anak Ahimas.
\p Nama panglima tentaranya adalah Abner, anak Ner, paman Saul.
\v 51 Kish ayah Saul dan Ner ayah Abner, adalah anak-anak Abiel.
\s5
\p
\v 52 Maka, hebatlah peperangan melawan orang Filistin selama zaman Saul. Semua orang-orang yang kuat dan semua orang gagah perkasa yang dilihat Saul, dikumpulkan kepadanya.
\s5
\c 15
\s Saul Membinasakan Orang Amalek
\p
\v 1 Berkatalah Samuel kepada Saul, “Aku diutus TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya, yaitu atas Israel. Oleh karena itu, dengarkanlah suara dari firman Tuhan.
\v 2 Beginilah firman TUHAN semesta alam, Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek terhadap orang Israel, karena mereka menghalang-halangi orang Israel ketika keluar dari Mesir.
\v 3 Sekarang pergilah dan kalahkan orang Amalek. Tumpaslah semua yang ada, dan jangan merasa kasihan kepadanya. Bunuhlah laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.’”
\s5
\p
\v 4 Saul kemudian mengerahkan rakyat dan memeriksa barisan di Telaim
\f +
\fr 15.4
\fk Telaim
\ft
\f* . Ada dua ratus ribu orang pasukan berjalan kaki, dan sepuluh ribu orang Yehuda.
\v 5 Sesampainya Saul di kota orang Amalek, disuruhnyalah mereka menghadang di lembah.
\s5
\v 6 Berkatalah Saul kepada orang-orang Keni
\f +
\fr 15.6
\fk orang-orang Keni
\ft merupakan tukang tembaga dan pekerja logam, merupakan sebuah kaum nomadik pada masa Levant kuno. Berdasarkan A. H. Sayce, nama 'Keni', Qéní, identik dengan kata Aram yang berarti 'seorang pandai besi', yang pada gilirannya seasal dengan kata Ibrani Quayin, dengan arti 'sebilah tombak.'
\f* , “Pergilah dan menjauhlah. Pergilah dari antara orang Amalek, supaya jangan kulenyapkan engkau bersama-sama mereka, sebab engkau telah menunjukkan kemurahanmu kepada seluruh orang Israel ketika mereka keluar dari Mesir.” Menjauhlah orang-orang Keni kemudian dari tengah-tengah orang Amalek.
\p
\v 7 Saul pun mengalahkan orang Amalek dari Hawila sampai ke Syur, yang ada di sebelah timur Mesir.
\s5
\v 8 Ditangkapnya Agag, raja orang Amalek, hidup-hidup, dan seluruh rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang.
\v 9 Tetapi Saul dan rakyatnya merasa kasihan terhadap Agag, dan kepada kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik serta tambun, atas anak-anak domba, dan atas semua yang berharga. Mereka tidak mau menumpas semuanya itu, tetapi hewan yang tidak berharga dan buruk ditumpasnya.
\s Samuel Memberitahukan kepada Saul tentang Dosanya
\s5
\p
\v 10 Datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian,
\v 11 “Aku menyesal karena telah menjadikan Saul sebagai raja, sebab ia telah berbalik dari pada-Ku dan firman-Ku tidak dipegangnya teguh.” Samuel pun menjadi sakit hati dan ia berseru-seru kepada TUHAN sepanjang malam.
\s5
\p
\v 12 Samuel bangun pagi-pagi untuk menemui Saul keesokan harinya, tetapi diberitahukan kepada Samuel demikian, “Sesungguhnya Saul pergi ke Karmel untuk mendirikan tanda peringatan.” Lalu, ia berbalik dan melintas turun ke Gilgal.
\v 13 Ketika Samuel datang menghadap Saul, berkatalah Saul, “Diberkatilah engkau oleh TUHAN! Aku telah bangkit untuk melakukan firman TUHAN.”
\s5
\p
\v 14 Jawab Samuel, “Mengapakah ada bunyi kambing domba itu di telingaku, dan bunyi lembu-lembu yang juga aku dengar?”
\p
\v 15 Jawab Saul, “Itu dibawa dari orang-orang Amalek, sebab rakyat merasa sayang terhadap kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik, maksudnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu. Tetapi, selebihnya telah ditumpas.”
\p
\v 16 Samuel kemudian berkata kepada Saul, “Sudahlah! Akan kuberitahukan kepadamu apa yang difirmankan TUHAN kepadamu tadi malam.”
\p Jawab Saul, “Katakanlah.”
\s5
\p
\v 17 Berkatalah Samuel, “Bukankah walaupun engkau kecil pada pandanganmu sendiri, tetapi menjadi kepala atas suku-suku Israel, dan engkau diurapi oleh TUHAN menjadi raja atas Israel?
\v 18 TUHAN menyuruh engkau dengan pesan dari perkataan-Nya, Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu yaitu orang Amalek, dan berperanglah sampai engkau membinasakan mereka.
\v 19 Mengapa engkau tidak menaati suara TUHAN, dengan mengambil kepadamu jarahan dan melakukan yang jahat di mata TUHAN?
\s5
\p
\v 20 Jawab Saul kepada Samuel, “Aku telah mendengar suara TUHAN dan mengikuti jalan yang disuruh TUHAN dengan membawa Agag, raja orang Amalek. Tetapi, orang Amalek telah kutumpas.
\v 21 Namun, rakyat menjarah kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik yang dikhususkan untuk mempersembahkan korban bagi TUHAN, Allahmu, di Gilgal.”
\s5
\p
\v 22 Samuel menjawab, “Apakah TUHAN berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan seperti kepada mendengar suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari korban sembelihan, dan mendengarkan daripada lemak domba-domba jantan.
\v 23 Sebab, dosa bertenung
\f +
\fr 15.23
\ft tenung: kepandaian dsb untuk mengetahui (meramalkan) sesuatu yang gaib.
\f* sama seperti pemberontakan, dan menyembah berhala dan terafim
\f +
\fr 15.23
\ft terafim: patung berhala, khusus dewa keluarga.
\f* sama seperti kedegilan.
\f +
\fr 15.23
\ft kedegilan: tabiat tidak mau menuruti nasihat orang; ketegaran
\f* Oleh karena engkau menolak firman TUHAN, maka Ia menolak engkau sebagai raja.”
\s5
\p
\v 24 Jawab Saul kepada Samuel, “Aku berdosa sebab telah melanggar perintah TUHAN dan perkataanmu karena aku takut kepada rakyat dan mendengarkan permintaan mereka.
\v 25 Oleh sebab itu, ampunilah kiranya dosaku dan kembalilah menyertaiku supaya aku dapat sujud menyembah TUHAN.”
\s5
\p
\v 26 Jawab Samuel kepada Saul, “Aku tidak akan kembali menyertaimu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN. TUHAN telah menolak engkau sebagai raja atas Israel.”
\p
\v 27 Berpalinglah Samuel untuk pergi, tetapi Saul memegang ujung jubahnya hingga robek.
\s5
\v 28 Berkatalah Samuel kepadanya, “TUHAN telah mengoyakkan jabatan raja atas Israel pada hari ini, dan memberikannya kepada orang lain yang lebih baik darimu.
\v 29 Lagi pula, Sang Mulia dari Israel tidak akan berdusta dan tidak akan menyesal, sebab Ia bukanlah manusia sehingga harus menyesal.”
\s5
\p
\v 30 Kata Saul, “Aku telah berdosa, tetapi sekarang tunjukkanlah kiranya di hadapan para tua-tua bangsaku dan di hadapan orang Israel, dan kembalilah bersama-sama denganku supaya aku sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu.”
\v 31 Kembalilah Samuel mengikuti Saul. Saul pun sujud menyembah kepada TUHAN.
\s5
\p
\v 32 Kata Samuel, “Bawalah ke mari Agag, raja orang Amalek.” Pergilah Agag menghadapnya dengan gembira. Pikir Agag, “Tentulah sudah lewat kepahitan maut.”
\p
\v 33 Samuel pun berkata, “Sebagaimana pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, begitu juga ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan.” Samuel pun mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.
\s5
\p
\v 34 Pergilah kemudian Samuel ke Rama, Saul pun pergi ke rumahnya di Gibea-Saul.
\v 35 Samuel tidak lagi melihat Saul sampai pada hari kematiannya, tetapi Samuel berduka cita karena Saul. TUHAN menyesal karena menjadikan Saul sebagai raja atas Israel.
\s5
\c 16
\s Samuel Pergi ke Betlehem
\p
\v 1 Berkatalah TUHAN kepada Samuel, “Sampai berapa lama engkau akan berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutusmu kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab telah Kupilih seorang anak laki-lakinya menjadi raja.”
\s5
\p
\v 2 Jawab Samuel, “Bagaimana aku dapat pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuhku.” Jawab TUHAN, “Bawalah seekor lembu muda dalam tanganmu, dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN.
\v 3 Undanglah Isai dalam upacara pengorbanan itu, dan Aku akan memberitahu apa yang harus kauperbuat. Urapilah orang yang akan Kusebutkan kepadamu.”
\s5
\p
\v 4 Samuel pun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN, dan sampai di Betlehem. Dengan gemetar, para tua-tua di kota itu menyongsongnya dan berkata, “Apakah kedatanganmu membawa damai?”
\p
\v 5 Samuel menjawab, “Jangan khawatir, aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu dan datanglah bersamaku ke upacara pengorbanan ini.” Ia pun menguduskan Isai dan anak-anaknya laki-laki, dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan ini.
\s5
\p
\v 6 Ketika mereka masuk dan dilihatnya Eliab, pikirnya, “Tentulah ini orang yang diurapi di hadapan TUHAN.”
\p
\v 7 Berkatalah TUHAN kepada Samuel, “Janganlah melihat kepada wajahnya atau kepada sosok tubuhnya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Sebab, bukan yang dilihat manusia, karena manusia melihat apa yang ada di hadapannya, tetapi TUHAN melihat hati.”
\s5
\p
\v 8 Isai kemudian memanggil Abinadab menghadap, yang kemudian berjalan di depan Samuel. Katanya, “Orang ini pun tidak dipilih TUHAN.”
\p
\v 9 Isai menyuruh Syama datang, tetapi kata Samuel, “Orang ini juga tidak dipilih TUHAN.”
\p
\v 10 Demikianlah Isai menyuruh masuk ketujuh anaknya menghadap Samuel. Samuel pun berkata kepada Isai, “Tidak ada yang dipilih oleh TUHAN dari mereka ini.”
\s5
\p
\v 11 Samuel kemudian berkata kepada Isai, “Sudah habiskah anakmu?”
\p Jawabnya, “Masih tersisa yang bungsu, kebetulan ia sedang menggembalakan kambing domba.”
\p Kata Samuel kepada Isai, “Suruhlah dan panggillah dia. Sebab, kita tidak akan duduk sampai ia datang.”
\p
\v 12 Disuruhnya orang menjemputnya. Dia itu kemerah-merahan, matanya indah, dan tampan parasnya. Berkatalah TUHAN, “Bangkitlah, dan urapilah dia, sebab inilah dia.”
\s5
\p
\v 13 Samuel pun mengambil tabung tanduk minyak urapan dan mengurapinya di tengah-tengah saudara-saudaranya. Berkuasalah Roh TUHAN atas Daud pada hari itu dengan luar biasa. Samuel pun berangkat pulang ke Rama.
\s Roh Jahat Mengganggu Saul
\s5
\p
\v 14 Roh TUHAN telah menjauh dari pada Saul, dan ia diganggu oleh roh jahat yang dari TUHAN.
\v 15 Berkatalah hamba-hamba Saul kepadanya, “Ketahuilah sekarang, roh jahat yang dari Allah sedang mengganggumu.
\v 16 Kiranya tuanku memerintahkan hamba-hamba di hadapanmu untuk mencari seorang yang pandai main kecapi. Apabila hinggap atasmu roh jahat dari Allah itu, ia dapat bermain kecapi dengan tangannya, sehingga engkau merasa nyaman.”
\s5
\p
\v 17 Berkatalah Saul kepada hamba-hambanya itu, “Carilah sekarang seseorang yang dapat bermain kecapi dengan baik, dan bawalah kepadaku.”
\p
\v 18 Jawab salah seorang hamba itu, katanya, “Sesungguhnya aku melihat anak Isai, orang Betlehem itu, yang pandai bermain kecapi. Ia orang yang gagah perkasa, seorang prajurit yang pandai bicara, dan seorang yang tampan. Dan, TUHAN menyertainya.
\p
\v 19 Saul pun mengirim utusan kepada Isai, dengan pesan, “Suruhlah anakmu, Daud, yang bersama kawanan kambing domba itu menghadapku.”
\s5
\p
\v 20 Isai kemudian mengambil seekor keledai yang dimuati dengan roti, kirbat anggur dan seekor anak kambing. Dikirimkannyalah itu dengan perantaraan Daud, anaknya, kepada Saul.
\v 21 Sampailah Daud kepada Saul dan melayani di hadapannya. Saul sangat mengasihinya, dan Daud menjadi pembawa senjatanya.
\s5
\v 22 Saul pun menyuruh orang kepada Isai dengan berkata, “Biarlah Daud melayani di hadapanku, sebab ia beroleh kasih sayang dalam pandanganku.”
\p
\v 23 Apabila hinggap roh yang dari pada Allah itu pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya dengan tangannya. Saul pun merasa lega dan nyaman, dan menjauhlah roh jahat itu dari padanya.
\s5
\c 17
\s Goliat Menantang Israel
\p
\v 1 Dikumpulkanlah oleh orang Filistin tentaranya untuk berperang. Mereka berkumpul di Sokho, yang berada di tanah Yehuda, dan berkemah di antara Sokho dan Azeka di Efes-Damim.
\s5
\p
\v 2 Saul dan orang-orang Israel berkumpul dan berkemah di Lembah Tarbantin. Mereka mengatur barisan perangnya untuk berhadapan dengan orang Filistin.
\v 3 Orang Filistin berkumpul di bukit yang satu sementara orang Israel berkumpul di bukit yang lain, dan ada lembah di tengah-tengahnya.
\s5
\p
\v 4 Keluarlah seorang pendekar dari tentara orang Filistin, bernama Goliat dari Gat. Tingginya enam hasta
\f +
\fr 17.4
\ft 1 hasta = 45 cm.
\f* sejengkal.
\v 5 Ketopong
\f +
\fr 17.5
\ft ketopong: pelindung kepala
\f* tembaga ada di kepalanya dan ia memakai baju zirah
\f +
\fr 17.5
\ft baju zirah: pakaianperang
\f* yang bersisik. Berat baju zirahnya lima ribu syikal tembaga.
\f +
\fr 17.5
\ft Syikal adalah ukuran timbangan di Timur Tengah pada zaman Alkitab sebesar 11,4 gram. 5000 syikal berarti sekitar 55 kilogram.
\f*
\s5
\v 6 Penutup kaki yang dipakainya dari tembaga, dan tombak tembaga ada di antara bahunya.
\v 7 Gagang tombaknya seperti pesa
\f +
\fr 17.7
\ft 'pesa: alat penggulung kain yg sudah ditenun
\f* tukang tenun,dan mata tombaknya seberat enam ratus syikal besi, dan pembawa perisai berjalan di hadapannya.
\s5
\p
\v 8 Ia berdiri dan berseru kepada barisan orang Israel, sambil berkata, “Mengapa engkau keluar dan mengatur barisan perang? Bukankah aku seorang Filistin dan engkau adalah hamba Saul? Pilihlah seseorang dan bawalah kemari untuk menghadapiku.
\v 9 Jika ia dapat berperang melawanku dan mengalahkan aku, kami akan menjadi hambamu. Jika aku dapat mengalahkannya, engkau akan menjadi hamba kami dan takluk kepada kami.”
\s5
\p
\v 10 Orang Filistin itu juga berkata, “Aku menantang barisan Israel pada hari ini. Berikanlah seseorang untuk berperang seorang melawan seorang.”
\p
\v 11 Terdengarlah perkataan orang Filistin itu oleh Saul dan seluruh orang Israel. Cemaslah hati mereka dan menjadi sangat ketakutan.
\s Daud Maju Berperang
\s5
\p
\v 12 Daud adalah anak laki-laki seorang dari Efrata di Betlehem-Yehuda, yang bernama Isai, yang mempunyai delapan anak laki-laki. Pada masa Saul, dia telah menjadi tua dan lanjut usia.
\v 13 Pergilah ketiga anak Isai yang besar-besar untuk keluar mengikuti Saul berperang. Nama ketiga anaknya yang pergi berperang adalah Eliab, yang sulung, yang kedua Abinadab, dan yang ketiga Syama.
\s5
\v 14 Daud adalah anak bungsu, dan ketiga anaknya yang besar pergi mengikuti Saul.
\v 15 Daud selalu pulang dari Saul untuk menggembalakan domba ayahnya di Betlehem.
\p
\v 16 Tampillah orang Filistin itu pada pagi dan petang hari. Ia tampil selama empat puluh hari lamanya.
\s5
\p
\v 17 Berkatalah Isai kepada Daud, anaknya, “Ambillah sekarang untuk kakak-kakakmu satu efa bertih gandum ini dan sepuluh roti ini. Bawalah cepat-cepat ke perkemahan untuk kakak-kakakmu.
\v 18 Dan, sampaikan sepuluh keju ini kepada kepala pasukan seribu. Tengoklah apakah kakak-kakakmu selamat dan bawalah satu tanda.
\s5
\v 19 Saul dan mereka serta seluruh orang Israel ada di Lembah Tarbantin, berperang melawan orang Filistin.
\p
\v 20 Daud bangun pagi-pagi keesokan harinya, meninggalkan kambing dombanya pada seorang penjaga, kemudian mengangkat muatannya dan pergi seperti yang diperintahkan Isai. Sampailah ia ke perkemahan, ketika tentara keluar ke arahnya untuk mengatur barisan dan bersorak-sorai untuk perang.
\v 21 Orang Israel dan pasukan Israel mengatur barisannya, barisan bertemu dengan barisan.
\s5
\p
\v 22 Daud kemudian meninggalkan barang-barangnya di dalam tangan penjaga barang-barang, lalu berlarilah ia ke barisan pertempuran. Sesampainya di sana, ia menanyakan keselamatan kakak-kakaknya.
\v 23 Ketika sedang berbicara dengan mereka, tampaklah laki-laki pendekar itu tampil dari barisan orang Filistin. Goliat namanya, orang Filistin dari Gat. Ia mengatakan hal-hal yang tadi, dan didengar oleh Daud.
\p
\v 24 Semua orang Israel melihat orang itu, dan melarikan diri dari hadapannya dengan sangat ketakutan.
\s5
\v 25 Berkatalah orang-orang Israel itu, “Kaulihat orang yang maju itu? Sesungguhnya ia maju untuk mencemooh orang Israel. Orang yang mengalahkannya akan dianugerahi raja kekayaan yang besar, anak perempuannya akan diberikan kepadanya dan kaum keluarganya akan diberi kebebasan di Israel.”
\f +
\fr 17.25
\ft Kemungkinan maksudnya adalah bebas dari kewajiban pajak seumur hidup. (bdk. NIV. NET)
\fp
\f*
\s5
\p
\v 26 Bertanyalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya, katanya, “Apakah yang akan dilakukan terhadap orang yang mengalahkan orang Filistin itu, yang menjauhkan cemooh dari orang Israel? Sesungguhnya, siapakah orang Filistin yang tidak bersunat ini, sampai menghina barisan Allah yang hidup?”
\p
\v 27 Jawab rakyat atas perkataannya tadi, demikian, “Begitulah yang akan diperbuat kepada orang yang mengalahkannya.”
\s5
\v 28 Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataannya kepada orang-orang itu, sehingga bangkitlah amarah Eliab terhadap Daud. Katanya, “Mengapa engkau datang ke mari? Pada siapakah kautinggalkan dua tiga ekor kambing domba itu di padang belantara? Aku tahu keangkuhan dan kejahatan hatimu, sebab maksudmu datang adalah untuk melihat pertempuran.”
\p
\v 29 Jawab Daud, “Apakah yang kuperbuat? Sebab, aku hanya menanyakan hal itu.”
\v 30 Berbaliklah ia dari padanya kepada orang lain, dan menanyakan hal yang sama. Maka, kembali rakyat menjawab hal itu seperti sebelumnya.
\s5
\p
\v 31 Terdengarlah perkataan yang diucapkan oleh Daud itu dan diberitahukan kepada Saul, yang kemudian memanggilnya.
\v 32 Berkatalah Daud kepada Saul, “Janganlah seorang pun menjadi patah hati terhadapnya. Hambamu ini akan pergi untuk melawan di hadapan orang Filistin itu.”
\p
\v 33 Jawab Saul kepada Daud, “Tidak akan sanggup engkau pergi melawan orang Filistin itu, untuk mengalahkannya di hadapannya. Sebab, engkau masih muda, sementara dia adalah seorang prajurit dari masa mudanya.”
\s5
\p
\v 34 Jawab Daud kepada Saul, “Hambamu ini hidup sebagai gembala dari kambing domba ayahnya. Jika singa atau beruang datang untuk menerkam seekor domba dari kawanannya,
\v 35 aku akan maju untuk mengejar dan menghajarnya, untuk melepaskannya dari mulutnya. Jika ia berdiri untuk menyerang, aku akan menangkap janggutnya untuk menghajar dan membunuhnya.
\s5
\v 36 Baik singa maupun beruang telah dikalahkan oleh hambamu ini, maka orang Filistin yang tidak bersunat itu akan sama seperti binatang-binatang itu. Sebab, ia telah menghina barisan Allah yang hidup.”
\s5
\v 37 Kata Daud lagi, “TUHANlah yang telah melepaskanku dari cakar singa dan cakar beruang, Dia juga akan melepaskanku dari tangan orang Filistin itu.”
\p Kata Saul kepada Daud, “Pergilah! TUHAN akan menyertaimu!”
\v 38 Saul kemudian mengenakan baju perangnya kepada Daud. Ditaruhnya ketopong tembaga di atas kepalanya dan dikenakannya baju zirahnya.
\s5
\v 39 Daud menyandangkan pedangnya di luar baju perangnya kemudian ia berusaha untuk berjalan, sebab ia belum pernah mencobanya.
\p Berkatalah Daud kepada Saul, “Aku tidak sanggup berjalan dengan ini, sebab belum pernah aku mencobanya.” Daud kemudian menanggalkan baju itu dari padanya.
\v 40 Daud kemudian mengambil tongkat di tangannya, lalu dipilihnya lima batu yang licin dari sungai dan ditaruhnya dalam kantung gembala kepunyaannya, yaitu tempat batu-batu. Dengan umban
\f +
\fr 17.40
\fk umban
\ft pelontar batu yang terbuat dari tali dan kulit hewan.
\f* di tangannya, ia mendekat kepada orang Filistin itu.
\s Daud Membunuh Goliat
\s5
\p
\v 41 Berjalanlah orang Filistin itu kian dekat menghampiri ke arah Daud, sedangkan orang yang membawa perisainya ada di depannya.
\v 42 Orang Filistin itu memandang serta memperhatikan Daud, kemudian menghinanya karena ia masih muda, kemerah-merahan, dan tampan wajahnya.
\v 43 Berkatalah orang Filistin itu kepada Daud, “Anjingkah aku sehingga engkau datang kepadaku dengan tongkat?” Lalu, orang Filistin itu mengutuki Daud demi allahnya.
\s5
\v 44 Kata orang Filistin itu kepada Daud, “Majulah kepadaku, dan akan kuberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan binatang-binatang di padang.”
\p
\v 45 Jawab Daud kepada orang Filistin itu, “Engkau datang kepadaku dengan pedang, tombak, dan lembing. Tetapi, aku datang kepadamu dengan nama TUHAN, semesta alam, Allah barisan Israel yang kautantang itu.
\s5
\v 46 Pada hari ini juga, engkau akan diserahkan oleh TUHAN ke dalam tanganku. Aku akan mengalahkanmu dan memenggal kepala di atasmu. Akan kuberikan mayatmu dan tentara Filistin pada hari ini kepada burung-burung di udara dan binatang-binatang liar di hutan, sehingga seluruh bumi mengetahui bahwa ada Allah bagi Israel.
\v 47 Dan, supaya semua umat ini mengetahui bahwa bukan dengan pedang atau tombak TUHAN menyelamatkan, sebab, TUHANlah yang berperang dan menyerahkanmu ke dalam tangan kami.”
\s5
\p
\v 48 Setelah itu, maka bangkitlah orang Filistin itu untuk maju mendekat menghadapi Daud. Segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk melawan orang Filistin itu.
\p
\v 49 Daud kemudian memasukkan tangan ke dalam kantungnya untuk mengambil dari dalamnya sebuah batu, lalu diumban
\f +
\fr 17.49
\fk diumban
\ft dilontarkan dengan umban.
\f* nya, dan kena pada dahi orang Filistin itu. Tertanamlah batu itu ke dalam dahinya, dan jatuhlah ia dengan menghadap ke atas tanah.
\s5
\p
\v 50 Dengan demikian Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu. Daud mengalahkan dan membunuh orang Filistin itu tanpa pedang di tangannya.
\v 51 Berlarilah Daud menghampiri orang Filistin itu, lalu berdiri di dekatnya. Ia mengambil pedangnya, lalu dihunusnya dari sarungnya untuk menghabisinya dengan memancung kepalanya.
\p Ketika orang-orang Filistin melihat bahwa pahlawan mereka mati, mereka pun melarikan diri.
\s5
\v 52 Bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda sambil bersorak-sorai dan mengejar orang Filistin sampai tiba di Gat dan sampai di pintu gerbang Ekron. Orang-orang Filistin yang mati terbunuh bergelimpangan di jalan Saaraim
\f +
\fr 17.52
\fk Saaraim
\ft
\f* , sampai ke Gat dan sampai ke Ekron.
\v 53 Lalu, pulanglah orang Israel dari pemburuan hebat atas orang Filistin, lalu menjarah perkemahan mereka.
\p
\v 54 Daud mengambil kepala orang Filistin itu, dan membawanya ke Yerusalem. Tetapi, senjata-senjatanya ditaruhnya di dalam kemahnya.
\s Saul Mulai Takut terhadap Daud
\s5
\p
\v 55 Ketika Saul melihat Daud maju menghadapi orang Filistin itu, bertanyalah ia kepada Abner, panglima tentaranya, “Anak siapakah pemuda itu, Abner?”
\p Jawab Abner, “Demi tuanku yang hidup, ya raja, aku tidak mengetahuinya.”
\p
\v 56 Berkatalah raja, “Dirimu bertanyalah, anak siapakah pemuda itu.”
\s5
\p
\v 57 Ketika Daud kembali setelah mengalahkan orang Filistin itu, Abner pun memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sementara kepala orang Filistin itu di tangannya.
\p
\v 58 Bertanyalah Saul kepadanya, “Anak siapakah engkau, hai anak muda?”
\p Jawab Daud, “Anak hambamu, Isai, orang Betlehem.”
\s5
\c 18
\s Daud dan Yonatan Bersahabat
\p
\v 1 Maka, setelah selesai ia berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan terikat dengan jiwa Daud. Yonatan mengasihinya seperti jiwanya sendiri.
\v 2 Daud dibawa oleh Saul pada hari itu, dan tidak pulang ke rumah ayahnya.
\s5
\p
\v 3 Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena mengasihinya seperti dirinya sendiri.
\v 4 Yonatan menanggalkan jubah yang dipakainya untuk diberikannya kepada Daud. Demikian juga baju perangnya, sampai pedang, panah, dan bahkan ikat pinggangnya.
\s Saul Mengamati Keberhasilan Daud
\s5
\p
\v 5 Ke mana pun Daud maju berperang seperti yang diperintahkan Saul, ia selalu berhasil, sehingga Saul mengangkatnya untuk mengepalai prajurit perang. Hal itu dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga dalam pandangan pegawai-pegawai Saul.
\s5
\v 6 Kemudian, pada waktu Daud pulang kembali sesudah mengalahkan orang Filistin, keluarlah perempuan-perempuan dari seluruh kota di Israel dengan menyanyi dan menari untuk menyambut raja Saul, sambil membunyikan rebana dengan bersukaria dan bunyi gerincing.
\v 7 Perempuan-perempuan itu bermain dengan kata berbalas-balasan, “Saul mengalahkan beribu-ribu, tetapi Daud berlaksa-laksa.”
\f +
\fr 18.7
\ft berlaksa-laksa = puluhan ribu
\f*
\s5
\p
\v 8 Bangkitlah amarah Saul dengan sangat, karena perkataan itu menyebalkan hatinya. Pikirnya, “Daud diperhitungkan dengan berlaksa-laksa, sementara kepadaku diperhitungkan beribu-ribu. Selanjutnya pasti ia memegang kuasa raja.”
\v 9 Maka Saul mendengki kepada Daud sejak hari itu dan seterusnya.
\s Saul Takut kepada Daud
\s5
\p
\v 10 Terjadilah pada keesokan harinya, roh jahat yang dari Allah itu berkuasa atas Saul, sehingga ia kerasukan di tengah-tengah rumahnya. Daud sedang bermain kecapi dengan tangannya seperti sehari-hari, sementara ada tombak di tangan Saul.
\v 11 Saul melemparkan tombak itu sambil berpikir, “Aku akan menancapkan Daud ke dinding.” Tetapi, Daud mengelakkan tombak itu dari hadapannya sampai dua kali.
\p
\v 12 Takutlah Saul kepada Daud, sebab TUHAN menyertainya, dan undur dari pada Saul.
\s5
\v 13 Saul pun menjauh darinya dan mengangkatnya sebagai kepala pasukan seribu, sehingga ia maju berperang dan memimpin di depan barisan tentara.
\v 14 Daud segera berhasil di setiap jalannya, sebab TUHAN menyertainya.
\s5
\v 15 Saul pun melihat bahwa Daud berhasil sehingga sangat takutlah ia kepadanya.
\p
\v 16 Seluruh orang Israel dan orang Yehuda mengasihi Daud, sebab ia memimpin mereka maju berperang di depan.
\s Saul Menginginkan Putrinya Kawin dengan Daud
\s5
\p
\v 17 Berkatalah Saul kepada Daud, “Sesungguhnya anakku perempuan yang tertua, Merab, akan kuberikan dia menjadi istrimu. Tetapi, jadilah orang yang gagah perkasa dan lakukanlah peperangan bagi TUHAN.” Saul berpikir, “Janganlah tanganku melawannya, biarlah tangan orang Filistin yang melakukannya.”
\p
\v 18 Jawab Daud kepada Saul, “Siapakah aku dan siapakah sanak saudaraku, kaum keluarga ayahku dalam bangsa Israel, sehingga aku menjadi menantu raja?”
\s5
\p
\v 19 Ketika sudah waktunya untuk memberikan Merab, anak perempuan Saul, kepada Daud, anak perempuan justru itu diberikan kepada Adriel, oang Mehola, menjadi istrinya.
\s5
\p
\v 20 Tetapi, Mikhal, anak perempuan Saul, jatuh cinta kepada Daud. Diberitahukanlah hal itu kepada Saul dan hal itu dianggap baik dalam pandangannya.
\v 21 Pikir Saul, “Kuberikan ia untuk menjadi jerat baginya. Biarlah tangan orang Filistin melawannya.” Berkatalah Saul kepada Daud untuk kedua kalinya, “Pada hari ini engkau adalah menantuku.”
\s5
\p
\v 22 Saul pun memerintahkan pegawai-pegawainya, “Katakanlah kepada Daud dengan diam-diam, demikian: Sesungguhnya raja menyukaimu, dan seluruh pegawainya juga mengasihimu. Oleh sebab itu, jadilah menantu raja.’”
\s5
\p
\v 23 Kata-kata itu disampaikan pegawai-pegawai Saul kepada Daud. Tetapi, jawab Daud itu demikian, “Perkara ringankah dalam pandanganmu menjadi menantu raja itu? Aku adalah seorang yang miskin dan rendah.”
\p
\v 24 Para pegawai Saul memberitahukan hal itu demikian, “Demikianlah jawab yang diucapkan Daud.”
\s5
\p
\v 25 Berkatalah Saul, “Demikianlah engkau katakan kepada Daud: Tidak dikehendaki oleh raja mas kawin selain seratus kulit khatan orang Filistin sebagai pembalasan kepada musuh raja.” Saul bermaksud untuk menjatuhkan Daud melalui perantaraan orang Filistin.
\p
\v 26 Para pegawainya memberitahukan perkataan itu kepada Daud, dan hal itu pun disetujui oleh Daud untuk menjadi menantu raja. Belum genap waktunya,
\s5
\v 27 ketika ia sudah siap. Pergilah ia bersama orang-orangnya dan mengalahkan orang Filistin itu sebanyak dua ratus orang dan Daud membawa kulit khatan mereka. Dipenuhilah hal itu kepada raja untuk menjadi menantu raja.
\p Lalu, Saul memberikan Mikhal, anak perempuannya, menjadi istri Daud.
\v 28 Saul pun mengerti dan mengetahui bahwa TUHAN menyertai Daud, dan Mikhal, anak perempuan Saul, mengasihinya.
\v 29 Makin takutlah Saul kepada Daud. Saul pun terus menjadi musuh Daud sepanjang hidupnya.
\s5
\p
\v 30 Adapun, setiap kali raja-raja orang Filistin maju berperang dan mereka datang, Daud lebih berhasil dari semua pegawai Saul, dan namanya menjadi sangat masyhur.
\s5
\c 19
\s Yonatan Menolong Daud
\p
\v 1 Berkatalah Saul kepada Yonatan, anaknya, dan kepada semua pegawainya, bahwa mereka harus membunuh Daud. Tetapi, Yonatan, anak Saul, sangat menyukai Daud.
\v 2 Yonatan pun kemudian memberitahu Daud, katanya, “Ayahku, Saul, berusaha untuk membunuhmu. Oleh sebab itu, hati-hatilah sekarang. Besok pagi, tinggallah di tempat perlindungan dan bersembunyilah.
\v 3 Aku akan keluar dan berdiri di sebelah ayahku, di padang tempat engkau bersembunyi di situ. Aku akan berbicara dengan ayahku, dan melihat bagaimana dia, lalu memberitahumu.”
\s5
\p
\v 4 Yonatan kemudian mengatakan hal-hal baik tentang Daud kepada Saul, ayahnya. Katanya kepadanya, “Janganlah raja berbuat dosa terhadap hambamu, Daud, sebab ia tidak berbuat dosa, bahkan perbuatannya sangat baik.
\v 5 Ia telah mempertaruhkan nyawanya, dan tangannya telah mengalahkan orang Filistin, sehingga TUHAN memberikan kemenangan yang besar kepada seluruh Israel. Engkau melihatnya dan bersukacita dengan hal itu. Mengapa engkau hendak berbuat dosa terhadap darah orang yang tidak bersalah dengan membunuh Daud tanpa alasan?”
\s5
\p
\v 6 Saul mendengar perkataan Yonatan, sehingga bersumpahlah Saul, “Demi TUHAN yang hidup, ia tidak akan dibunuh!”
\p
\v 7 Yonatan pun memanggil Daud dan diberitahukanlah oleh Yonatan semua perkataan itu. Yonatan kemudian membawa Daud kepada Saul, dan bekerja padanya seperti sebelumnya.
\s Saul Berusaha Lagi Membunuh Daud
\s5
\p
\v 8 Pecahlah perang, maka majulah Daud untuk memerangi orang Filistin. Ia memukul mereka dengan kekalahan besar, sehingga mereka melarikan diri dari hadapannya.
\v 9 Tinggallah roh jahat yang dari TUHAN pada Saul ketika ia sedang duduk di rumahnya, dengan tombak di tangannya, saat Daud sedang bermain kecapi dengan tangannya.
\s5
\v 10 Saul kemudian berusaha menancapkan Daud dengan tombaknya ke dinding, tetapi ia mengelak terhadap tikaman Saul sehingga tombaknya mengenai dinding. Daud kemudian melarikan diri, sehingga luputlah ia pada malam itu.
\p
\v 11 Saul kemudian mengirim orang-orang suruhannya ke rumah Daud untuk mengawasinya dan membunuhnya keesokan paginya. Mikhal, isteri Daud, memberitahukannya, demikian, “Jika engkau tidak meloloskan dirimu pada malam ini, maka besok engkau akan dibunuh.”
\s5
\v 12 Mikhal kemudian menurunkan Daud dari jendela, sehingga ia pergi melarikan diri dan terluput.
\v 13 Mikhal kemudian mengambil terafim, dan meletakkannya di tempat tidur. Ditaruhnya tenunan bulu kambing di bagian kepala, lalu menutupinya dengan selimut.
\s5
\p
\v 14 Saul kemudian mengirim orang-orang suruhannya untuk menangkap Daud. Tetapi, ia berkata, “Ia sakit.”
\p
\v 15 Saul pun kemudian menyuruh orang-orang suruhannya untuk melihat Daud, sambil berkata, “Bawalah ia dengan tempat tidurnya ke mari supaya aku dapat membunuhnya.”
\s5
\p
\v 16 Masuklah orang-orang suruhan itu, lalu tampaklah terafim ada di tempat tidur dengan tenunan bulu kambing ada di bagian kepala.
\p
\v 17 Bertanyalah Saul kepada Mikhal, “Mengapa engkau menipuku begitu dan melepaskan musuhku sehingga ia terluput?”
\p Jawab Mikhal kepada Saul, “Ia berkata kepadaku, Biarkanlah aku pergi, mengapa engkau harus mati?’”
\f +
\fr 19.17
\ft maksud kalimat: Daud mengancam Mikhal, bila Mikhal tidak meloloskannya pergi.
\f*
\s Daud Pergi ke Perkemahan Rama
\s5
\p
\v 18 Daud melarikan diri dan selamat sampai kepada Samuel di Rama. Ia memberitahukan kepadanya semua yang dilakukan Saul. Pergilah ia kemudian dengan Samuel dan tinggal di Nayot
\f +
\fr 19.18
\fk Nayot
\ft dekat Rama, kota 10 km sebelah utara dari Yerusalem.
\f* .
\p
\v 19 Kepada Saul diberitahukan demikian, “Sesungguhnya, Daud ada di Nayot, di Rama.”
\v 20 Saul pun mengirim orang-orang suruhannya untuk menangkap Daud. Tetapi, mereka melihat sekumpulan nabi bernubuat, dan Samuel berdiri mengawasi. Hinggaplah Roh Allah pada orang-orang suruhan Saul, sehingga mereka juga bernubuat.
\s5
\p
\v 21 Diberitahukanlah hal itu kepada Saul. Lalu, ia mengirim orang-orang suruhan yang lain, dan bernubuatlah orang-orang itu juga. Sekali lagi, Saul menyuruh orang-orang suruhan untuk yang ketiga kalinya. Mereka pun bernubuat juga.
\v 22 Pergilah ia sendiri juga ke Rama.
\f +
\fr 19.22
\ft ia sendiri: Saul
\f* Sampai di dekat sumur besar yang ada di Sekhu
\f +
\fr 19.22
\fk Sekhu
\ft
\f* , bertanyalah ia demikian, “Di manakah Samuel dan Daud?”
\p Jawab orang, “Sesungguhnya ia ada di Nayot, di Rama.”
\s5
\p
\v 23 Pergilah Saul kemudian ke sana, ke Nayot, di Rama. Dan, padanya pun hinggaplah Roh Allah, sehingga saat ia maju berjalan terus, ia bernubuat hingga ia sampai ke Nayot, di Rama.
\v 24 Bahkan, ia menanggalkan pakaiannya, dan ia bernubuat juga di depan Samuel. Ia rebah dengan telanjang sepanjang hari itu dan sepanjang malam di sana.
\p Itulah sebabnya, orang bertanya, “Apakah Saul juga termasuk golongan para nabi?”
\s5
\c 20
\s Daud dan Yonatan Membuat Perjanjian
\p
\v 1 Larilah Daud kemudian dari Nayot, di Rama, dan sampai di hadapan Yonatan. Ia lalu bertanya, “Apakah yang kuperbuat? Apakah kesalahanku dan apakah dosaku terhadap ayahmu, sehingga ia berusaha mencabut nyawaku?”
\p
\v 2 Jawab Yonatan, “Jauhlah dari itu! Engkau tidak akan mati. Sesungguhnya, jika ayahku berbuat sesuatu, baik hal besar maupun hal kecil, sebelumnya akan dinyatakan kepadaku. Mengapa ayahku harus menyembunyikan perkara itu dariku? Tidak mungkin!”
\s5
\p
\v 3 Jawab Daud lagi, katanya, “Ayahmu sungguh-sungguh mengetahui bahwa aku mendapat kasih sayang dalam pandanganmu. Pikirnya: Janganlah hal ini diketahui oleh Yonatan, nanti ia bersusah hati. Tetapi, demi TUHAN yang hidup, dan demi nyawamu, sesungguhnya hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut.”
\s5
\p
\v 4 Berkatalah Yonatan kepada Daud, “Apa pun kehendak hatimu, akan kulakukan.”
\p
\v 5 Kata Daud kepada Yonatan, “Sesungguhnya, besok adalah bulan baru. Aku harus tinggal untuk duduk dan makan bersama-sama dengan raja. Jika engkau membiarkanku pergi, aku akan bersembunyi di padang sampai lusa malam.
\s5
\v 6 Jika ayahmu memperhatikan bahwa aku tidak hadir, katakanlah, Daud telah meminta dengan sangat kepadaku untuk pergi ke Betlehem, kotanya. Sebab, ada upacara pengorbanan tahunan di sana bagi seluruh kaum keluarganya.
\v 7 Jika demikian dikatakannya, Baiklah!' Maka, selamatlah hambamu ini. Jika amarahnya bangkit, ketahuilah bahwa ia mengambil keputusan dengan maksud untuk mencelakakanku.
\s5
\v 8 Karena itu, tunjukkanlah kemurahanmu kepada hambamu ini, sebab engkau telah mengikat perjanjian dengan hambamu ini di hadapan TUHAN. Jika ada kesalahanku, hendaknya tuanku membunuh aku, sebab mengapa engkau harus membawa aku dari sini kepada ayahmu?”
\p
\v 9 Jawab Yonatan, “Jauhlah yang demikian dariku, sebab jika aku mengetahui dengan pasti bahwa ayahku telah mengambil keputusan untuk mendatangkan celaka kepadamu, tidakkah aku memberitahukanmu?”
\s5
\p
\v 10 Bertanyalah Daud kepada Yonatan, “Tetapi, siapakah yang akan memberitahukanku apabila ayahmu menjawab dengan keras?”
\p
\v 11 Jawab Yonatan kepada Daud, “Marilah kita pergi ke padang.” Lalu, pergilah keduanya ke padang.
\s5
\p
\v 12 Yonatan kemudian berkata kepada Daud, “Demi TUHAN Allah Israel, akan kuselidiki ayahku pada waktu besok atau lusa. Jika tampak baik keadaannya bagi Daud, tidakkah pada waktu itu kuutus orang ke hadapanmu untuk memberitahukannya kepadamu?
\v 13 Demikianlah harus diperbuat TUHAN kepada Yonatan, apabila lebih lanjut ayahku memandang baik untuk mendatangkan celaka terhadapmu. Aku akan terbuka kepadamu dan membiarkan engkau pergi dan berjalan dengan selamat. Kiranya TUHAN menyertaimu, seperti Ia menyertai di samping ayahku.
\s5
\v 14 Sesungguhnya jika aku masih hidup, bukankah engkau akan menunjukkan kasih setia TUHAN kepadaku sebelum aku mati?
\v 15 Janganlah engkau memutuskan kasih setiamu kepada keturunanku sampai selamanya. Apabila TUHAN melenyapkan masing-masing musuh Daud dari muka bumi,
\v 16 janganlah nama Yonatan dilenyapkan dari keturunan Daud. Biarlah TUHAN menuntut balas dari musuh-musuh Daud.”
\s5
\p
\v 17 Sekali lagi Yonatan membuat Daud bersumpah demi kasihnya, sebab ia mengasihinya seperti mengasihi dirinya sendiri.
\p
\v 18 Berkatalah Yonatan kepadanya, “Besok adalah bulan baru, dan engkau pasti akan ditanyakan sebab tempat dudukmu akan tinggal kosong.”
\v 19 Lusanya engkau pasti akan dicari. Pada waktu itu, datanglah ke tempat engkau bersembunyi, di sana, pada waktu peristiwa itu, dan duduklah dekat bukit batu.
\s5
\v 20 Aku akan memanah tiga anak panah di sampingnya, seolah-seolah membidik sasaran.
\v 21 Sesungguhnya, aku akan menyuruh bujangku, Pergilah, mencari anak-anak panah itu. Jika aku memerintah demikian kepada bujang itu, Lihat, anak-anak panah itu dekat terhadapmu. Ambillah! Maka, datanglah, sebab engkau selamat dan tidak ada bahaya demi TUHAN yang hidup.
\s5
\v 22 Jika begini, kukatakan kepada orang muda itu Lihat, anak-anak panah itu lebih ke sana dari padamu! , maka pergilah, sebab TUHAN yang menyuruhmu pergi.
\v 23 Hal yang kita janjikan, antara aku dan kau, sesungguhnya TUHAN ada di antara kita sampai selamanya.”
\s5
\p
\v 24 Bersembunyilah kemudian Daud di padang.
\s Sikap Saul pada Perayaan
\p Tibalah kemudian bulan baru, dan duduklah raja pada meja untuk makan.
\p
\v 25 Duduklah raja di tempat kedudukannya seperti biasa, letaknya di dekat dinding. Yonatan berhadapan dengannya, dan Abner duduk di sisi Saul, sementara tempat Daud kosong.
\s5
\v 26 Saul pun tidak berkata apa-apa pada hari itu, sebab ia berpikir, “Ada sesuatu yang terjadi padanya. Ia tidak tahir. Tentulah, ia tidak tahir.”
\f +
\fr 20.26
\ft Kemungkinan Saul menduga Daud tidak tahir karena suatu sebab, misalnya karena memegang hewan yang mati. Ada banyak peraturan dalam Taurat yang menyebabkan seorang tidak tahir.
\f*
\p
\v 27 Keesokannya, sesudah bulan baru, pada hari kedua, tempat Daud masih kosong. Bertanyalah Saul kepada Yonatan, anaknya, “Mengapakah tidak datang anak Isai, baik kemarin maupun hari ini, untuk makan?”
\s5
\p
\v 28 Jawab Yonatan kepada Saul, “Daud sudah memohon dengan sangat kepadaku, untuk pergi ke Betlehem.
\v 29 Katanya, Sekarang, biarkanlah aku pergi, sebab ada upacara pengorbanan bagi kaumku di kota kami, dan aku mendapat perintah dari saudara-saudaraku. Oleh sebab itu, jika aku mendapat kemurahan dalam pandanganmu, kiranya berilah izin kepadaku untuk menengok saudara-saudaraku yang masih hidup. Itulah sebabnya, ia tidak datang ke perjamuan raja.”
\s5
\p
\v 30 Bangkitlah amarah Saul terhadap Yonatan, sambil berkata, “Anak sundal kurang ajar! Tidakkah aku mengetahui bahwa engkau lebih suka kepada anak Isai itu? Sebuah cela memalukan bagi perut ibumu!
\v 31 Sebab, di sepanjang waktu, selama anak Isai itu hidup di atas bumi, tidaklah kokoh engkau dan kerajaanmu. Sekarang, suruhlah orang membawanya kepadaku, sebab ia harus mati.”
\s5
\p
\v 32 Jawab Yonatan terhadap Saul, ayahnya, dengan berkata kepadanya, “Mengapa ia harus mati? Apakah yang dilakukannya?”
\p
\v 33 Saul pun melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya. Tahulah Yonatan, bahwa ayahnya itu telah benar-benar bermaksud untuk membunuh Daud.
\v 34 Bangkitlah Yonatan meninggalkan perjamuan itu,dengan kemarahan yang menyala-nyala. Ia tidak makan apa-apa pada hari kedua di bulan baru itu selain bersusah hati karena Daud, sebab ayahnya telah menghinanya.
\s Daud dan Yonatan Berpisah
\s5
\p
\v 35 Adapun keesokan harinya pergilah Yonatan ke padang sesuai janjinya kepada Daud, dengan bujang kecil menyertainya.
\v 36 Berkatalah ia kepada bujangnya, “Larilah, carilah sekarang anak-anak panah yang kupanahkan.” Berlarilah bujangnya itu, lalu dipanahnya anak-anak panah melewatinya.
\v 37 Ketika bujangnya sampai ke tempat anak-anak panah yang dilepaskan Yonatan, berserulah Yonatan dari belakang bujangnya, katanya, “Bukankah anak panah itu lebih ke sana dari padamu?”
\s5
\v 38 Kemudian Yonatan berseru lagi kepada budak kecil itu, “Ayo cepat, jangan berdiri saja!” Lalu budak kecil itu mengambil anak-anak panah itu dan menyerahkannya kepada Yonatan.
\v 39 Bujangnya itu tidak mengetahui apa pun. Hanya Yonatan dan Daud yang mengetahui hal itu.
\v 40 Yonatan memberikan senjatanya kepada bujang yang menyertainya, dan berkata kepadanya, “Pergilah, dan bawalah ke kota!”
\s5
\p
\v 41 Bujangnya itu pulang, dan Daud tampil dari sebelah bukit batu. Ia sujud dengan muka ke tanah dan menyembah tiga kali. Masing-masing mencium yang lain dan bertangis-tangisan seorang kepada yang lain, sampai Daud menjadi berat.
\p
\v 42 Berkatalah Yonatan kepada Daud, “Pergilah dengan selamat. Bukankah kita berdua telah bersumpah demi nama TUHAN demikian: TUHAN ada di antara aku dan di antara engkau, serta di antara keturunanmu dan keturunanku sampai selamanya.”
\p (20-43) Maka, bangun dan pulanglah Yonatan ke kotanya.
\s5
\c 21
\s Daud Pergi Menemui Imam Ahimelekh
\p
\v 1 Sampailah Daud di Nob
\f +
\fr 21.1
\fk Nob
\ft Nob artinya adalah kota para Imam, tempat Kemah Suci dimana orang Israel beribadah dan bertanya kepada TUHAN.
\f* , kepada Ahimelekh, imam itu.
\p Dengan gemetar, Ahimelekh menemui Daud dan berkata, “Mengapa engkau seorang diri dan tidak ada orang yang bersamamu?”
\p
\v 2 Jawab Daud kepada imam Ahimelekh, “Raja memerintahkan sesuatu kepadaku, dengan berkata kepadaku, “Siapa pun tidak boleh mengetahui sesuatu hal yang dan yang kuperintahkan kepadamu. Oleh sebab itu, pelayanku telah kuberitahukan untuk ke suatu tempat.
\s5
\v 3 Sekarang, apakah yang ada pada tanganmu? Berikanlah lima roti dari padamu atau apa yang ada.”
\p
\v 4 Jawab imam itu kepada Daud demikian, “Tidak ada roti biasa pada tanganku, kecuali hanya ada roti yang kudus. Asal saja anak buahmu dapat menjaga diri terhadap perempuan.”
\s5
\p
\v 5 Jawab Daud kepada imam itu demikian, “Sesungguhnya, memang kami tidak diperbolehkan bergaul dengan perempuan seperti yang sudah-sudah, saat hendak maju berperang. Tubuh anak buahku itu kudus pada perjalanan biasa sekalipun, terlebih lagi hari ini, tubuh mereka masing-masing kudus.”
\p
\v 6 Imam itu memberikan roti kudus itu, sebab tidak ada roti di sana kecuali hanya roti sajian. Roti itu diambil dari hadapan TUHAN, untuk ditaruh lagi roti baru pada hari roti itu diambil.
\s5
\p
\v 7 Pada hari itu, ada seorang pegawai Saul di sana. Ia dikhususkan untuk melayani TUHAN, namanya Doeg, orang Edom, yaitu pengawas gembala-gembala Saul.
\s5
\p
\v 8 Daud kemudian berkata kepada Ahimelekh, “Tidak adakah engkau mempunyai pada tanganmu di sini, tombak atau pedang? Sebab, baik pedangku maupun senjataku tidak dapat kubawa dalam tanganku karena perintah raja yang berlaku itu mendesak.”
\p
\v 9 Jawab imam itu, “Pedang Goliat, orang Filistin yang kaukalahkan di lembah Tarbantin itulah yang kebetulan terbungkus di dalam kain di belakang efod itu. Apabila engkau akan mengambilnya, sesungguhnya tidak ada yang lain kecuali itu.”
\f +
\fr 21.9
\ft Rupanya senjata-senjata Goliat disimpan oleh imam-imam di kota Nob.
\f*
\p Kata Daud, “Tidak ada lagi yang seperti itu. Berikanlah kepadaku.”
\s Daud Melarikan Diri kepada Musuh di Gat
\s5
\p
\v 10 Bersiaplah Daud dan melarikan diri pada hari itu juga dari hadapan Saul. Sampailah ia kepada Akhis, raja Gat.
\v 11 Pegawai-pegawai Akhis kemudian berkata kepadanya, “Bukankah orang itu Daud, raja negeri itu? Bukankah terhadapnya orang-orang bernyanyi-nyanyi dan menari-nari sambil berkata, Saul mengalahkan beribu-ribu, tetapi Daud berpuluh-puluh ribu?”
\s5
\p
\v 12 Daud memerhatikan kata-kata itu, dan hatinya menjadi takut sekali terhadap Akhis, raja Gat itu.
\v 13 Berlakulah ia seperti orang yang sakit ingatan di hadapan mereka dan berpura-pura gila di dekat mereka. Ia menggores-gores di dekat pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya.
\s5
\p
\v 14 Berkatalah Akhis kepada pegawai-pegawainya, “Bukankah engkau melihat bahwa orang itu gila? Mengapa membawanya kepadaku?
\v 15 Apakah aku kekurangan orang gila sehingga engkau membawa orang ini untuk menunjukkan gilanya kepadaku? Pantaskah orang ini masuk ke rumahku?”
\s5
\c 22
\s Daud Pergi ke Berbagai Tempat
\p
\v 1 Pergilah kemudian Daud dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Terdengarlah hal itu kepada saudara-saudaranya dan seluruh keluarga ayahnya, sehingga mereka pergi untuk mendapatkannya di sana.
\v 2 Berkumpullah kepadanya setiap orang yang berada dalam kesulitan, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, dan setiap orang yang sakit hati. Ia menjadi pemimpin atas mereka. Ada empat ratus orang yang menyertainya.
\s5
\p
\v 3 Daud kemudian pergi dari sana ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab, “Berilah izin untuk ayah dan ibuku agar dapat tinggal padamu sekarang, sampai aku mengetahui apa yang diperbuat Allah kepadaku.”
\v 4 Diantarkannyalah mereka untuk menghadap kepada raja negeri Moab, dan mereka tinggal bersama dengannya selama Daud ada di kubu pertahanannya.
\p
\v 5 Berkatalah Gad, nabi itu, kepada Daud, “Janganlah tinggal di kubu pertahanan itu. Pergi dan pulanglah ke tanah Yehuda.” Pergilah Daud, dan masuk ke hutan Keret
\f +
\fr 22.5
\fk hutan Keret
\ft artinya 'hutan yang tebal'.
\f* .
\s Saul Membinasakan Keluarga Ahimelekh
\s5
\p
\v 6 Kedengaranlah hal itu oleh Saul, sebab Daud telah diketahui keberadaannya bersama orang-orang yang menyertainya. Saul sedang di Gibea, duduk di bawah pohon Tamariska di bukit, dengan tombaknya di tangan dan semua pegawainya berdiri di dekatnya.
\s5
\v 7 Berkatalah Saul kepada para pegawainya yang berdiri di dekatnya, “Sekarang dengarlah, hai engkau orang-orang Benyamin! Akankah anak Isai itu juga akan memberikan kepadamu ladang dan kebun anggur? Akankah kalian semua akan diangkat menjadi kepala pasukan seribu dan kepala pasukan seratus,
\v 8 sehingga kalian semua mengadakan persepakatan untuk melawanku? Tidak ada seorang pun yang menyatakan kepadaku bahwa anakku mengikat diri dengan anak Isai itu? Tidak ada yang cemas di antara kamu terhadapku, atau menyatakan kepadaku bahwa anakku telah menghasut pegawaiku untuk melawan aku, dan menghadangku pada saat ini?”
\s5
\p
\v 9 Berbicaralah Doeg orang Edom itu, yang berdiri di dekat para pegawai Saul, demikian, “Aku melihat anak Isai itu datang ke Nob, mendatangi Ahimelekh anak Ahitub.
\v 10 Dan Ahimelekh berdoa kepada TUHAN dan memberikan perbekalan kepadanya. Pedang Goliat, orang Filistin itu, juga diberikan kepadanya.”
\s5
\p
\v 11 Kemudian raja memerintahkan memanggil Ahimelekh, anak Ahitub, imam itu, bersama seluruh kaum keluarganya. Para imam yang berada di Nob datang seluruhnya menghadap raja.
\v 12 Kata Saul, “Dengarlah, hai anak Ahitub!”
\p Jawabnya, “Ya tuanku.”
\p
\v 13 Saul pun kemudian bertanya kepadanya, “Mengapa engkau mengadakan persepakatan untuk melawanku dengan anak Isai, dengan memberikan roti dan pedang kepadanya? Engkau juga berdoa kepada Allah sehingga ia bangkit melawanku dan menjadi penghadang pada hari ini?”
\s5
\p
\v 14 Menjawablah Ahimelekh kepada raja, katanya, “Siapakah di antara seluruh hambamu yang dipercaya seperti Daud? Ia menantu raja, kepala pengawalmu, dan dihormati dalam rumahmu.
\v 15 Saat itu bukan pertama kalinya aku berdoa dan meminta kepada Allah baginya. Sekali-kali tidak! Janganlah raja menetapkan tuduhan kepada hambamu ini dan kepada seluruh kaum keluargaku. Sebab, hambamu ini tidak mengetahui tentang semuanya itu, baik hal yang kecil maupun yang besar.”
\s5
\p
\v 16 Jawab raja, “Engkau harus dihukum mati, Ahimelekh, engkau dan seluruh kaum keluargamu.”
\v 17 Raja kemudian memerintahkan tentara yang berdiri di dekatnya, “Maju dan bunuhlah para imam TUHAN itu, sebab tangan mereka pun membantu Daud. Sebab, mereka mengetahui bahwa ia melarikan diri tetapi tidak memberitahukannya kepadaku.”
\p Tetapi, para pegawai raja tidak mau mengangkat tangannya untuk memarang para imam TUHAN itu.
\s5
\p
\v 18 Berkatalah raja kemudian kepada Doeg, “Engkau, majulah, dan paranglah para imam itu!” Maka, majulah Doeg, orang Edom itu, dan memarang para imam itu. Ia membunuh delapan puluh lima orang pada hari itu, yang memakai baju efod dari kain lenan.
\v 19 Lalu, penduduk Nob, kota para imam itu, dibunuh dengan mata pedang, laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun anak yang menyusu. Lembu, keledai, dan domba dibunuh dengan mata pedang.
\s5
\p
\v 20 Tetapi, luputlah seorang anak Ahimelekh, anak Ahitub, namanya Abyatar. Ia melarikan diri dan menjadi pengikut Daud.
\v 21 Diberitahukanlah oleh Abyatar kepada Daud bahwa Saul telah membunuh para imam TUHAN.
\s5
\v 22 Berkatalah Daud kepada Abyatar, “Aku mengetahui bahwa pada hari itu, Doeg, orang Edom itu ada di sana. Sesungguhnya ia pasti mengadu untuk memberitahukan kepada Saul. Akulah sebab utama dari kematian seluruh kaum keluargamu.
\v 23 Tinggallah bersamaku dan janganlah takut, sebab siapa yang ingin mencabut nyawamu, ia juga ingin mencabut nyawaku. Sesungguhnya engkau aman bersama-sama dengan aku.”
\s5
\c 23
\s Daud di Kehila
\p
\v 1 Diberitahukanlah kepada Daud demikian, “Ketahuilah, orang Filistin menyerang Kehila
\f +
\fr 23.1
\fk Kehila
\ft
\f* . Mereka merampok tempat-tempat pengirikan.”
\f +
\fr 23.1
\ft Pengirikan: tempat untuk menginjak atau merontokkan biji gandum, anggur dll.
\f*
\p
\v 2 Bertanyalah Daud kepada TUHAN, demikian, “Haruskah aku pergi untuk mengalahkan orang Filistin itu?” Jawab TUHAN kepada Daud, “Pergilah! Kalahkanlah orang Filistin untuk menyelamatkan Kehila.”
\s5
\p
\v 3 Tetapi, berkatalah orang-orang Daud kepadanya, “Ingatlah, kita di sini sangat ketakutan di Yehuda. Lebih-lebih lagi kalau kita pergi ke Kehila, untuk menyerang barisan perang orang Filistin.”
\p
\v 4 Daud kembali lagi bertanya kepada TUHAN. Menjawablah TUHAN dengan berkata, “Bersiaplah pergi ke Kehila, sebab Aku akan menyerahkan orang-orang Filistin ke dalam tanganmu.”
\s5
\v 5 Pergilah Daud kemudian bersama orang-orangnya ke Kehila untuk memerangi orang-orang Filistin itu. Dihalaunya ternak mereka serta menimbulkan kekalahan besar bagi mereka. Daud pun menyelamatkan penduduk Kehila.
\v 6 Ketika Abyatar anak Ahimelekh melarikan diri kepada Daud di Kehila, ia datang dengan baju efod di tangannya.
\s5
\p
\v 7 Diberitahukanlah kepada Saul bahwa Daud masuk ke Kehila, sehingga berkatalah Saul, “Allah menyerahkannya ke dalam tanganku, sebab ia masuk untuk mengurung dirinya di kota yang berpintu dan berpalang.”
\v 8 Saul pun mengerahkan seluruh rakyatnya untuk pergi berperang, untuk datang mengepung Daud dengan orang-orangnya.
\p
\v 9 Ketika Daud mengetahui bahwa Saul berniat jahat terhadap dirinya, berkatalah ia kepada imam Abyatar, “Bawalah baju efod itu.”
\s5
\p
\v 10 Kata Daud, “TUHAN, Allah Israel, hamba-Mu ini memang mendengar kabar pasti bahwa Saul berusaha untuk datang ke Kehila untuk memusnahkan kota ini oleh karena diriku.
\v 11 Akankah aku diserahkan oleh warga Kehila ke dalam tangannya? Akan datangkah Saul seperti yang sudah didengar hamba-Mu ini? Ya TUHAN, Allah Israel, beritahukanlah kiranya kepada hamba-Mu ini.”
\p Jawab TUHAN, “Ia akan datang.”
\s5
\p
\v 12 Bertanyalah Daud kembali, “Akankah aku dan orang-orangku diserahkan oleh warga-warga Kehila ke dalam tangan Saul?”
\p Jawab TUHAN, “Akan mereka serahkan.”
\s5
\p
\v 13 Bersiaplah Daud dan orang-orangnya, enam ratus orang banyaknya, keluar dari Kehila untuk pergi ke mana pun mereka dapat pergi. Saul pun diberitahukan bahwa Daud telah meloloskan diri dari Kehila, sehingga ia enggan untuk maju berperang.
\s Saul Mengejar Daud
\p
\v 14 Tinggallah Daud di padang belantara dan tempat-tempat perlindungan. Ia tinggal di pegunungan, di padang gurun Zif
\f +
\fr 23.14
\fk padang gurun Zif
\ft gurun di Koresa.
\f* . Saul pun mencarinya di sepanjang waktu, tetapi Allah tidak menyerahkan Daud ke dalam tangannya.
\s5
\p
\v 15 Daud takut, karena Saul keluar untuk mencabut nyawanya. Saat Daud berada di padang gurun Zif di Koresa,
\v 16 bersiaplah Yonatan, anak Saul, untuk pergi mendapatkan Daud di Koresa, untuk menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah.
\s5
\v 17 Ia berkata kepadanya, “Janganlah takut, sebab tidak akan tangan Saul, ayahku, menangkapmu. Engkau akan menjadi raja atas Israel, dan aku akan menjadi orang keduamu. Bahkan, Saul, ayahku, telah mengetahui hal itu.”
\p
\v 18 Keduanya lalu mengikat perjanjian di hadapan TUHAN. Tinggallah Daud di Koresa, dan Yonatan pun pulang ke rumahnya.
\s Orang Zif Memberitahukan tentang Daud kepada Saul
\s5
\p
\v 19 Pergilah orang Zif menghadap Saul di Gibea dan berkata, “Bukankah Daud meyembunyikan diri di dekat kami, di kubu-kubu pertahanan di Koresa, di bukit Hakhila, yang ada di sebelah selatang padang belantara?
\v 20 Oleh sebab itu, dengan segenap hati, jika tuanku raja ingin datang, datanglah. Kami serahkan dia ke dalam tangan raja.”
\s5
\p
\v 21 Berkatalah Saul, “Diberkatilah engkau oleh TUHAN karena menunjukkan sayangmu terhadapku.
\v 22 Pergilah sekarang, carilah kepastian lagi dan berusahalah untuk mengetahui tempat di mana kiranya ia berada, serta siapa yang melihatnya di sana. Sebab, telah dikatakan orang kepadaku bahwa ia sangat cerdik.
\v 23 Berusahalah untuk mengetahui semua tempat persembunyiannya yang menjadi tempatnya berlindung di sana. Kembalilah kepadaku dengan kabar yang pasti, maka aku akan pergi bersamamu. Jika ia ada di dalam negeri, aku akan mencarinya dengan teliti di antara segenap ribuan orang Yehuda.”
\s5
\p
\v 24 Bersiaplah mereka kemudian untuk pergi ke Zif mendahului Saul.
\p Daud dan orang-orangnya ada di padang gurun Maon, di dataran sebelah selatan padang belantara.
\v 25 Saul pun pergi bersama orang-orangnya untuk mencari Daud. Diberitahukanlah hal itu kepada Daud, lalu ia pergi ke gunung batu dan tinggal di padang gurun Maon. Hal itu terdengar oleh Saul, yang kemudian berusaha mengejar Daud di padang gurun Maon.
\s5
\p
\v 26 Berjalanlah Saul di gunung, di sisi yang satu, sementara Daud dan orang-orangnya di sisi gunung yang lain. Maka, Daud cepat-cepat berjalan untuk mengelakkan Saul, tetapi Saul dan orang-orangnya hampir mengepung di dekat Daud dan orang-orangnya dan akan menangkap mereka.
\p
\v 27 Kemudian, seorang suruhan datang kepada Saul dengan pesan, “Segeralah mundur, sebab orang Filistin mengadakan penyerbuan atas negeri.”
\s5
\p
\v 28 Maka, berbaliklah Saul dari berusaha mengejar Daud dan pergi untuk menghadapi orang Filistin. Itulah sebabnya, tempat itu disebut: Gunung Batu Keluputan.
\s Daud Mempermalukan Saul
\p
\v 29 (24-1) Pergilah Daud dari situ, kemudian tinggal di benteng-benteng gunung di En-Gedi
\f +
\fr 23.29
\fk En-Gedi
\ft kota kuno di tepi Laut Mati.
\f* .
\s5
\c 24
\nb
\v 1 (24-2) Maka, sesudah Saul kembali dari memburu orang Filistin, diberitahukanlah kepadanya demikian, “Ketahuilah, Daud ada di padang gurun En-Gedi.”
\p
\v 2 (24-3) Saul pun mengambil tiga ribu orang, masing-masing adalah orang pilihan dari seluruh orang Israel, kemudian pergi mencari Daud dan orang-orangnya di dekat Gunung Batu Kambing Hitam
\f +
\fr 24.2
\fk Gunung Batu Kambing Hitam
\ft mungkin yang dimaksud adalah Karang-karang terjal di En-Gedi di mana kambing-kambing liar banyak terdapat.
\f* .
\s5
\v 3 (24-4) Sampailah ia di kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua, dan masuklah Saul melangkah ke dalamnya untuk membuang hajat. Sementara itu, Daud dan orang-orangnya duduk di belakang gua itu.
\v 4 (24-5) Berkatalah orang-orang Daud kepadanya, “Sesungguhnya, hari yang dikatakan TUHAN sudah tiba, Aku akan menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu. Perbuatlah apa yang baik dalam pandanganmu."
\p Bangunlah Daud, lalu memotong ujung jubah kepunyaan Saul dengan diam-diam.
\s5
\v 5 (24-6) Demikianlah, sesudah itu menjadi berdebar-debarlah hati Daud, sebab pada waktu itu ia sudah memotong ujung jubah kepunyaan Saul.
\v 6 (24-7) Berkatalah ia kepada orang-orangnya, “Dijauhkanlah TUHAN kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang seperti itu kepada tuanku, orang yang diurapi TUHAN, yaitu mengulurkan tanganku terhadapnya. Sebab, dialah orang yang diurapi TUHAN.”
\v 7 (24-8) Daud mencegah orang-orangnya dengan perkataan itu, sebab ia tidak mengizinkan mereka bangkit untuk menyerang Saul.
\p Saul pun kemudian bangkit berdiri dari gua itu, dan melanjutkan perjalanannya.
\s5
\v 8 (24-9) Kemudian, bangkitlah Daud untuk menyusul dan keluar dari gua itu, sambil berseru di belakang Saul, katanya, “Tuanku raja!”
\p Saul pun menoleh ke belakang, dan berlututlah Daud dengan muka ke tanah, untuk sujud menyembah.
\v 9 (24-10) Berkatalah Daud kepada Saul, “Mengapa engkau mendengarkan perkataan orang-orang yang berkata, Sesungguhnya Daud berusaha mencelakaimu'?
\s5
\v 10 (24-11) Ketahuilah, pada hari ini engkau melihat dengan matamu sendiri, engkau telah diserahkan sekarang oleh TUHAN ke dalam tanganku di gua itu. Beberapa orang menyuruhku untuk membunuhmu, tetapi aku merasa sayang kepadamu, sebab pikirku, Janganlah aku mengulurkan tanganku kepada tuanku, sebab dia orang yang diurapi oleh TUHAN.
\v 11 (24-12) Bahkan, ayahku melihat; ia melihat ujung jubahmu dalam tanganku ini. Sebab, dengan aku memotong ujung jubahmu tanpa membunuhmu, engkau mengetahui dan melihat bahwa tanganku bersih dari kejahatan dan pelanggaran, bahwa aku tidak berdosa terhadapmu, walau engkau mengejar-ngejar aku untuk mengambil nyawaku.
\s5
\v 12 (24-13) Kiranya TUHAN menjadi hakim di antara kita, dan TUHAN membalaskan aku bagimu. Tetapi, tanganku tidak memegangmu.
\v 13 (24-14) Seperti dikatakan peri bahasa orang tua-tua;
\b
\q1 Dari orang jahat timbul kejahatan.
\b
\p Tetapi, tanganku tidak pernah memegangmu.
\s5
\v 14 (24-15) Terhadap siapakah raja Israel maju berperang? Siapakah yang berusaha engkau kejar? Engkau mengejar anjing mati? Engkau mengejar seekor kutu?
\v 15 (24-16) TUHAN menjadi hakim yang memutuskan antara kita. Ia memperhatikan dan memperjuangkan perkaraku, dan melepaskanku dari tanganmu.”
\s5
\p
\v 16 (24-17) Setelah Daud selesai menyampaikan perkataan itu kepada Saul, berkatalah Saul, “Suaramukah itu, anakku Daud?” Saul pun menangis dengan suara nyaring.
\s5
\v 17 (24-18) Katanya kepada Daud, “Engkau lebih benar dariku, sebab engkau melakukan yang baik kepadaku, padahal aku memperlakukanmu dengan tidak baik.
\v 18 (24-19) Engkau menunjukkan pada hari ini, bahwa engkau melakukan kebaikan. Sekalipun aku telah diserahkan TUHAN ke dalam tanganmu, engkau tidak membunuhku.
\s5
\v 19 (24-20) Apabila didapati oleh seseorang musuhnya, akankah dilepaskannya untuk berjalan dengan selamat? TUHAN akan membalaskan kebaikan kepadamu sebagai ganti dari hari ini atas apa yang telah kaulakukan.
\v 20 (24-21) Maka, sesungguhnya aku tahu engkau akan memerintah menjadi raja, dan menegakkan kerajaan Israel di dalam tanganmu.
\s5
\v 21 (24-22) Sekarang, bersumpahlah demi TUHAN, bahwa engkau tidak akan melenyapkan anak keturunanku dan tidak akan menghapuskan namaku dari kaum keluargaku.”
\p
\v 22 (24-23) Maka, bersumpahlah Daud kepada Saul. Lalu, pulanglah Saul ke rumahnya, sementara Daud dan orang-orangnya pergi ke kubu pertahanan mereka.
\s5
\c 25
\s Daud dan Nabal
\p
\v 1 Matilah Samuel, dan berkumpullah seluruh orang Israel untuk meratapi dan menguburkannya di rumahnya di Rama. Berkemaslah Daud, lalu pergi ke padang belantara Paran
\f +
\fr 25.1
\fk Paran
\ft adalah area padang gurun yang terletak di bagian timur laut jazirah Sinai, dengan Arabah di sebelah timur dan padang gurun Sur di sebelah barat. Orang Israel tiba di padang gurun Paran sesudah tiga hari perjalanan ke utara dari gunung Sinai, dewasa ini tempat itu dikenal dengan nama Badit et-Tih yang berarti padang gurun pengembaraan.
\f* .
\s5
\p
\v 2 Ada seorang laki-laki di Maon
\f +
\fr 25.2
\fk Maon
\ft
\f* yang memiliki usaha di Karmel
\f +
\fr 25.2
\fk Karmel
\ft
\f* . Orang itu sangat kaya. Kambing dombanya tiga ribu ekor, dan kambingnya seribu ekor. Ia tinggal untuk pengguntingan bulu domba-dombanya di Karmel.
\v 3 Nama orang itu adalah Nabal, dan nama istrinya adalah Abigail. Istrinya itu baik akal budinya dan cantik rupanya, tetapi laki-laki itu kasar dan jahat kelakuannya. Ia seorang yang degil.
\s5
\p
\v 4 Ketika didengar oleh Daud di padang belantara bahwa Nabal sedang menggunting bulu domba-dombanya,
\v 5 maka Daud menyuruh sepuluh orang muda. Berkatalah Daud kepada orang-orang muda itu, “Pergilah ke Karmel dan menghadaplah kepada Nabal. Sampaikanlah salam atas namaku.
\v 6 Katakanlah demikian, “Selamat, tuan! Selamatlah keluargamu, selamatlah seluruh hidup yang kau miliki.
\s5
\v 7 Baru saja aku mendengar bahwa engkau mengadakan pengguntingan bulu domba. Selama ini gembala-gembalamu yang tinggal di dekat kami, tidak kami ganggu dan tidak ada sesuatupun yang hilang di sepanjang waktu mereka tinggal di Karmel.
\v 8 Tanyakanlah kepada orang-orangmu, mereka akan menceritakannya. Biarlah orang-orang ini mendapat belas kasihan dalam pandanganmu. Bukankah pada hari raya ini kami datang? Berikanlah kiranya yang ada padamu kepada hamba-hambamu ini, dan kepada anakmu, Daud.”
\s5
\p
\v 9 Sampailah orang-orang Daud, dan berkatalah mereka kepada Nabal dengan setiap perkataan itu atas nama Daud, lalu mereka menanti.
\v 10 Jawab Nabal kepada anak buah Daud, demikian, “Siapakah Daud? Siapakah anak Isai? Setiap hari ada banyak hamba yang lari, masing-masing dari hadapan tuannya.
\v 11 Haruskah aku memberikan rotiku, air minumku, dan hewan bantaian yang disembelih bagi orang-orang pengguntingku, untuk diberikan kepada orang-orang yang tidak aku ketahui dari mana mereka itu?”
\s5
\p
\v 12 Berbaliklah orang-orang Daud untuk berjalan pulang. Setelah sampai, mereka pun memberitahukan setiap perkataan tadi.
\v 13 Berkatalah Daud kepada orang-orangnya, “Sandanglah masing-masing pedangmu!” Maka, mereka masing-masing menyandangkan pedangnya dan Daud sendiri pun menyandangkan pedangnya. Majulah empat ratus orang di belakang Daud, sedangkan dua ratus orang tinggal untuk menjaga barang-barang.
\s Abigail Mencegah Bencana
\s5
\p
\v 14 Abigail, istri Nabal, diberitahu oleh salah seorang anak buahnya. Kata anak buahnya itu, “Sesungguhnya, Daud menyuruh utusan dari padang belantara untuk memberi salam kepada tuan, tetapi ia memaki-maki mereka.
\v 15 Padahal, orang-orang itu sangat ramah. Mereka tidak mengganggu, dan kami tidak kehilangan sesuatu pun di sepanjang waktu kami lalu lalang di dekat mereka, ketika berada di ladang.
\s5
\v 16 Mereka menjadi seperti pagar tembok yang mengelilingi kami pada waktu malam sampai siang, di sepanjang waktu ketika kami ada di dekat mereka untuk menggembalakan domba-domba.
\v 17 Sekarang, ketahuilah dan pertimbangkanlah apa yang harus kauperbuat, sebab telah diputuskan bahwa malapetaka akan menimpa tuan kita dan kepada seisi rumahnya. Ia seorang yang dursila dan tidak seorang pun dapat berbicara kepadanya.”
\s5
\p
\v 18 Cepat-cepat Abigail mengambil dua ratus roti, dua tempayan anggur, lima domba yang sudah diolah, lima sukat
\f +
\fr 25.18
\ft sukat: takaran yg isinya empat gantang.
\f* bertih gandum,
\f +
\fr 25.18
\ft bertih gandum: mungkin yang dimaksud tepung gandum.
\f* seratus kue kismis, dan dua ratus kue ara. Dimuatnyalah semua itu ke atas keledai.
\v 19 Berkatalah ia kepada orang-orangnya, “Berjalanlah di depanku, maka aku akan pergi di belakangmu.” Suaminya, Nabal, tidak diberitahukannya.
\s5
\p
\v 20 Ketika ia menunggang di atas keledainya, turun dengan tersembunyi di pegunungan, tampaklah Daud dan orang-orangnya, berjalan ke arahnya, sehingga mereka pun bertemu.
\s5
\p
\v 21 Daud berkata, “Sesungguhnya sia-sialah aku melindungi semua milik orang ini di padang belantara, sehingga tidak ada sesuatupun yang hilang dari seluruh kepunyaannya. Ia membalas yang jahat sebagai ganti kebaikanku.
\v 22 Demikianlah akan diperbuat Allah terhadap musuh Daud, bahkan lebih lagi, jika kubiarkan hidup semua yang ada, seorang laki-laki pun, sampai besok pagi.”
\s5
\p
\v 23 Begitu Abigail melihat Daud, ia segera turun dari atas keledainya, lalu sujud di depan Daud dengan mukanya yang tunduk ke tanah.
\v 24 Ia sujud di kakinya dan berkata, “Akulah, tuanku, yang akan menanggung kesalahannya. Izinkanlah hambamu ini berbicara kepadamu, dan dengarkanlah perkataan hambamu ini.
\s5
\v 25 Janganlah kiranya pikiran tuanku mengindahkan tentang Nabal, orang dursila itu. Sebab, seperti namanya, demikianlah dia. Nabal namanya dan kebebalan menyertainya. Tetapi, aku, hambamu ini, tidak melihat orang-orang yang tuanku kirim.
\v 26 Oleh sebab itu, tuanku, demi TUHAN yang hidup dan demi hidup dari jiwa tuanku sendiri, yang telah dicegah TUHAN untuk mendatangkan penumpahan darah dengan bertindak dalam mencari keadilan dengan tanganmu sendiri. Sekarang, biarlah musuhmu dan mereka yang berusaha mencelakakan tuanku, menjadi sama seperti Nabal.
\s5
\v 27 Sekarang, pemberian ini, yang dibawa oleh hambamu untuk tuanku, biarlah diberikan kepada orang-orang yang mengikuti langkah tuanku.
\v 28 Ampunilah kiranya kesalahan hambamu ini, sebab TUHAN pastilah membangun bagi tuanku keturunan yang kokoh. Sebab, tuanku melakukan perang TUHAN, kejahatan tidak terdapat selama hidupmu.
\s5
\v 29 Jika seseorang bangkit mengejarmu dan menghendaki nyawamu, maka nyawa tuanku akan dibungkus dalam bungkusan kehidupan dalam TUHAN, Allahmu. Akan tetapi, nyawa musuh-musuhmu akan diumban-Nya dari dalam salang umban.
\f +
\fr 25.29
\ft umban: pelontar batu yang terbuat dari kulit dan tali. Salang umban: celah umban
\f*
\s5
\v 30 Apabila terjadi perbuatan TUHAN kepada tuanku, seperti segala kebaikan yang telah difirmankan-Nya kepadamu, serta menunjuk engkau menjadi raja atas Israel,
\v 31 maka tuanku tidak akan bersusah hati karena memikirkan hal itu, karena tuanku telah menumpahkan darah dan karena tuanku telah bertindak sendiri untuk mencari keadilan. Jika TUHAN berbuat baik kepada tuanku, ingatlah kepada hambamu ini.”
\s5
\p
\v 32 Berkatalah Daud kepada Abigail, “Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang telah mengutus engkau pada hari ini untuk menemuiku.
\v 33 Terpujilah kebijakanmu dan terpujilah engkau, sebab telah menahanku pada hari ini untuk mendatangkan penumpahan darah, untuk bertindak dalam mencari keadilan dengan tanganku sendiri.
\s5
\v 34 Tetapi, demi TUHAN, Allah Israel yang hidup, yang mencegahku untuk berbuat jahat kepadamu, apabila engkau tidak segera datang menemuiku, sesungguhnya tidak akan tinggal hidup pada Nabal sampai fajar menyingsing keesokan hari, seorang laki-laki pun pada temboknya.”
\p
\v 35 Lalu, Daud menerima ke dalam tangannya apa yang dibawa kepadanya dan berkata, “Pulanglah dengan damai ke rumahmu. Ketahuilah, aku mendengarkan perkataanmu dan menerima permintaanmu.”
\s Kematian Nabal
\s5
\p
\v 36 Datanglah Abigail kepada Nabal, dan tampaklah ia berpesta di rumahnya, dengan pesta seperti raja-raja. Nabal tengah riang gembira karena ia mabuk sampai parah. Tidak diceritakannya sepatah kata pun, baik peristiwa-peristiwa kecil maupun besar kepadanya, sampai fajar menyingsing keesokan harinya.
\s5
\v 37 Maka, keesokan harinya, ketika sudah hilang mabuknya, Nabal diceritakan oleh istrinya tentang perkara itu. Lalu, berhentilah jantung di dadanya, dan ia menjadi membatu.
\f +
\fr 25.37
\ft membatu: koma, tidak sadarkan diri.
\f*
\v 38 Maka, sepuluh hari sesudah itu, TUHAN memukul Nabal, sehingga ia mati.
\s5
\p
\v 39 Ketika didengar Daud bahwa Nabal telah mati, ia berkata, “Terpujilah TUHAN, yang telah membela perkaraku dari penghinaan Nabal dan yang mencegah hamba-Nya dari kejahatan. Kejahatan Nabal telah dibalikkan TUHAN ke kepalanya sendiri.”
\p Lalu, Daud mengutus orang untuk berbicara kepada Abigail, untuk mengambilnya menjadi istrinya.
\v 40 Datanglah hamba-hamba Daud kepada Abigail di Karmel, dan berkata kepadanya, demikian, “Daud mengutus kami kepadamu, untuk mengambilmu menjadi istrinya.”
\s5
\p
\v 41 Lalu, bangkit dan sujudlah ia dengan muka ke tanah, sambil berkata, “Sesungguhnya hambamu ini ingin menjadi budak untuk membasuh kaki para hamba dari tuanku itu.”
\p
\v 42 Abigail segera berkemas, lalu menunggang di atas keledainya, dengan lima pelayan perempuan yang pergi mengikutinya. Ia pergi mengikuti orang-orang suruhan Daud itu, dan menjadi istrinya.
\s5
\p
\v 43 Ahinoam dari Yizreel juga diambil Daud. Maka, keduanya pun menjadi istrinya.
\v 44 Tetapi, Saul memberikan Mikhal, anaknya perempuan, istri Daud, kepada Palti anak Lais, yang berasal dari Galim
\f +
\fr 25.44
\fk Galim
\ft
\f* .
\s5
\c 26
\s Daud dan Abisai Memasuki Perkemahan Saul
\p
\v 1 Datanglah orang Zif kepada Saul di Gibea dan berkata, “Bukankah Daud menyembunyikan diri di bukit Hakhila, di sebelah timur padang belantara?”
\p
\v 2 Lalu, bersiaplah Saul dan pergi ke padang belantara Zif dengan tiga ribu orang yang terpilih dari orang Israel, untuk mencari Daud di padang belantara Zif.
\s5
\v 3 Saul pun berkemah di bukit Hakhila, yaitu di dekat padang belantara,
\f +
\fr 26.3
\ft Di beberapa versi Inggris, disebutkan kata "Jeshimon" (atau padang liar).
\f* di tepi jalan.
\p Sementara itu, Daud tinggal di padang belantara. Ketika diketahui bahwa Saul datang mengikutinya ke padang belantara,
\v 4 Daud mengirim pengintai-pengintai dan mengetahui bahwa Saul benar-benar datang di dekatnya.
\s5
\v 5 Bangkitlah Daud, kemudian pergi ke tempat di mana Saul berkemah di sana. Daud melihat ke tempat di mana Saul berbaring dengan Abner anak Ner, panglima tentaranya ketika itu. Saul berbaring di tengah-tengah perkemahan, sedangkan rakyat berkemah di sekelilingnya.
\s5
\p
\v 6 Berbicaralah Daud demikian kepada Ahimelekh, orang Het itu, dan kepada Abisai, anak Zeruya, saudara Yoab, katanya, “Siapa yang akan pergi bersama-sama denganku kepada Saul, ke tempat perkemahan itu?”
\p Jawab Abisai, “Aku akan pergi menyertaimu.”
\p
\v 7 Datanglah Daud bersama Abisai kepada rakyat itu malam harinya. Tampaklah Saul berbaring di tengah-tengah perkemahan, dengan tombak terpancang di tanah, di bagian kepalanya, sementara Abner dan rakyatnya berbaring di sekelilingnya.
\v 8 Berkatalah Abisai kepada Daud, “Telah diserahkan musuhmu oleh Allah pada hari ini ke dalam tanganmu. Oleh sebab itu, izinkanlah aku menancapkan tombak ini padanya ke tanah, satu tikaman saja, tidak akan dua kali.”
\s5
\p
\v 9 Jawab Daud kepada Abisai, “Jangan memusnahkannya, sebab siapakah yang dapat mengulurkan tangannya kepada orang yang diurapi TUHAN, dan bebas dari hukuman?”
\v 10 Kata Daud, “Sesungguhnya, demi TUHAN yang hidup, pastilah TUHAN akan membunuhnya, entah ajalnya akan sampai dan ia mati, atau karena ia pergi berperang dan dilenyapkan.
\s5
\v 11 TUHAN menjauhkan aku untuk mengulurkan tangan kepada orang yang diurapi TUHAN. Ambillah sekarang tombak yang ada di dekat bagian kepalanya dan kendi air itu, dan marilah pergi.”
\p
\v 12 Daud kemudian mengambil tombak dan kendi air itu dari kepada Saul, lalu pergi. Tidak ada yang melihatnya dan tidak ada yang mengetahuinya. Tidak ada yang terbangun, sebab semuanya tidur karena TUHAN menimpakan kepada mereka tidur nyenyak.
\s Daud Mempermalukan Saul Kembali
\s5
\p
\v 13 Setelah Daud sampai di seberang, berdirilah ia di puncak gunung jauh-jauh, sehingga ada jarak yang besar di antara mereka.
\v 14 Berserulah Daud kepada orang-orang itu dan kepada Abner anak Ner, katanya, “Tidakkah engkau menjawab, Abner?”
\p Menjawablah Abner, demikian, “Siapakah engkau, yang berseru-seru kepada raja?”
\s5
\p
\v 15 Berkatalah Daud kepada Abner, “Bukankah engkau laki-laki? Siapakah yang seperti dirimu di antara bangsa Israel? Mengapa engkau tidak berjaga-jaga terhadap tuanmu raja? Sebab, ada seorang yang datang dari rakyat untuk memusnahkan raja, tuanmu itu.
\v 16 Tidaklah baik hal yang kaulakukan itu. Demi TUHAN yang hidup, orang ini harus mati karena engkau tidak berjaga-jaga terhadap tuanmu, terhadap orang yang diurapi TUHAN. Sekarang, lihatlah, di manakah tombak raja dan kendi air yang ada di dekat bagian kepalanya?”
\s5
\p
\v 17 Saul pun mengenali suara Daud, lalu berkata, “Suaramukah itu anakku, Daud?” Jawab Daud, “Suaraku, tuanku raja.”
\v 18 Katanya lagi, “Mengapa pula tuanku mengejar di belakang hambamu ini? Sesungguhnya, apakah perbuatanku? Kejahatan tanganku?
\s5
\v 19 Oleh sebab itu, dengarkanlah kiranya perkataan hambamu ini, tuanku raja. Jika TUHAN yang membujukmu, biarlah Ia mencium bau korban persembahan. Jika itu karena anak-anak manusia, terkutuklah mereka di hadapan TUHAN, karena pada waktu itu mereka mengusirku sehingga aku tidak mendapat bagian dari milik TUHAN, dengan berkata, Pergilah, beribadahlah kepada allah lain.
\v 20 Sebab itu, janganlah tertumpah darahku ke tanah, jauh dari hadapan TUHAN. Sebab, raja Israel keluar untuk mencabut nyawaku, seperti memburu seekor ayam hutan di gunung-gunung.”
\s5
\p
\v 21 Berkatalah Saul, “Aku telah berdosa. Kembalilah, anakku Daud, sebab aku tidak akan berbuat jahat lagi terhadapmu, karena nyawaku berharga di matamu pada hari ini. Sesungguhnya, perbuatanku bodoh dan aku telah sangat menyimpang.”
\s5
\p
\v 22 Jawab Daud, katanya, “Inilah tombakmu, tuanku! Biarlah salah satu dari orang-orangmu menyeberang untuk mengambilnya.
\v 23 TUHAN akan membalas masing-masing orang sesuai kebenaran dan kesetiaannya, sebab TUHAN menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau mengulurkan tanganku kepada orang yang diurapi TUHAN.
\s5
\v 24 Ketahuilah, seperti berharganya nyawamu pada hari ini di mataku, demikianlah berharga nyawaku di mata TUHAN, dan Ia akan melepaskan aku dari segala kesusahan.”
\p
\v 25 Berkatalah Saul kepada Daud, “Diberkatilah engkau, anakku Daud. Apapun juga yang engkau perbuat, pasti akan berhasil.”
\p Pergilah Daud meneruskan perjalanannya, sementara Saul pun kembali ke tempatnya.
\s5
\c 27
\s Daud Tinggal Bersama Orang Filistin
\p
\v 1 Berkatalah Daud di dalam hatinya, “Bagaimana pun aku akan binasa pada suatu hari di tangan Saul. Tidak ada yang lebih baik bagiku selain lari meloloskan diri ke tanah orang Filistin. Maka, tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari aku lagi di seluruh wilayah Israel, dan aku akan lolos dari tangannya.”
\s5
\p
\v 2 Bersiaplah Daud, dan menyeberang, ia dan enam ratus orang yang menyertainya, kepada Akhis anak Maokh, raja Gat.
\v 3 Tinggallah Daud dekat Akhis di Gat, ia dan orang-orangnya, masing-masing dengan keluarganya. Daud dan kedua istrinya, yaitu Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, istri Nabal, perempuan Karmel.
\v 4 Diberitahukanlah kepada Saul bahwa Daud melarikan diri ke Gat, dan ia tidak lagi melanjutkan mencarinya.
\s5
\p
\v 5 Berkatalah Daud kepada Akhis, “Jika kiranya aku mendapat belas kasihan dalam pandanganmu, berikanlah tempat kepadaku di salah satu kota di daerahmu, supaya aku tinggal di sana. Mengapa hambamu ini tinggal di kota kerajaan ini bersamamu?”
\p
\v 6 Dan, pada hari itu Akhis memberikan Ziklag kepadanya. Itulah sebabnya Ziklag menjadi kepunyaan raja-raja Yehuda sampai saat ini.
\v 7 Adapun jumlah seluruh hari selama Daud tinggal di daerah orang Filistin adalah satu tahun empat bulan.
\s Daud Menipu Raja Akhis
\s5
\p
\v 8 Majulah Daud dan orang-orangnya untuk mengadakan penyerbuan terhadap orang Gesur, orang Girzi, dan orang Amalek. Sebab, orang-orang itu tinggal di negeri itu, yaitu dari Telam sampai ke tanah Syur, hingga ke tanah Mesir.
\v 9 Daud mengalahkan negeri itu dan tidak ada yang dibiarkannya hidup, baik laki-laki maupun perempuan. Ia mengambil kambing domba, lembu, keledai, unta, dan pakaian. Lalu, ia pulang kembali kepada Akhis.
\s5
\p
\v 10 Saat Akhis bertanya, “Di mana kamu mengadakan penyerbuan pada hari ini?” Jawab Daud, “Di tanah Negeb, Yehuda,” atau “Di tanah Negeb orang Yerahmeel,” atau “Di tanah Negeb orang Keni.”
\s5
\v 11 Laki-laki maupun perempuan, tidak dibiarkan hidup oleh Daud, untuk dibawa ke Gat, sebab pikirnya, “Jangan-jangan mereka mengabarkan tentang kami dengan berkata, “Beginilah diperbuat Daud.”"
\p Begitulah kebiasaannya tiap saat pada waktu ia tinggal di daerah orang Filistin.
\v 12 Akhis percaya kepada Daud, sebab pikirnya, “Tentulah ia membuat dirinya dibenci di antara bangsanya, orang-orang Israel. Ia akan menjadi hambaku selamanya.”
\s5
\c 28
\s Orang Filistin Mempersiapkan Diri untuk Berperang
\p
\v 1 Pada waktu itu, orang Filistin mengerahkan pasukannya untuk berperang melawan orang Israel. Berkatalah Akhis kepada Daud, “Ketahuilah dengan sungguh-sungguh, bahwa engkau akan menyertaiku untuk maju bertempur, engkau dan orang-orangmu.”
\p
\v 2 Jawab Daud kepada Akhis, “Baik, engkau akan mengetahui apa yang dapat diperbuat oleh hambamu ini.”
\p Kata Akhis kepada Daud, “Oleh sebab itu, aku mengangkatmu untuk menjaga kepalaku
\f +
\fr 28.2
\ft Maksudnya adalah menjadi pengawal pribadi untuk menjaga keselamatan raja dalam pertempuran.
\f* di sepanjang waktu.”
\s Saul dan Perempuan di En-Dor
\s5
\p
\v 3 Samuel pun mati. Merataplah seluruh orang Israel, dan menguburkannya di Rama, di kotanya.
\p Saul kemudian menyingkirkan para pemanggil arwah dan pemanggil roh peramal dari negerinya.
\p
\v 4 Lalu, berkumpullah orang Filistin untuk bergerak maju dan berkemah di Sunem. Lalu, Saul mengumpulkan seluruh orang Israel dan berkemah di Gilboa.
\s5
\v 5 Ketika Saul melihat pasukan Filistin, hatinya menjadi sangat takut dan gentar.
\v 6 Saul pun bertanya kepada TUHAN tetapi TUHAN tidak menjawabnya, baik melalui mimpi, maupun dengan Urim,
\f +
\fr 28.6
\ft Urim: (dan Tumim) adalah batu-batu yang disimpan dalam plat baju Efod, dengan tujuan untuk menanyakan kehendak Tuhan saat diperlukan.
\f* bahkan melalui nabi-nabinya.
\v 7 Berkatalah Saul kepada pegawai-pegawainya, “Carilah perempuan yang sanggup memanggil arwah. Aku akan datang kepadanya dan meminta petunjuknya.”
\p Jawab pegawai-pegawainya kepadanya, “Sesungguhnya ada perempuan ahli yang sanggup memanggil arwah di En-Dor
\f +
\fr 28.7
\fk En-Dor
\ft kota di dekat kaki Gunung Tabor.
\f* .”
\s5
\p
\v 8 Lalu, menyamarlah Saul dengan mengenakan pakaian orang lain, dan ia pergi dengan dua orang. Ketika sampai kepada perempuan itu pada waktu malam, berkatalah Saul, “Menenunglah bagiku dengan perantaraan arwah, agar muncul orang yang kusebut kepadamu.”
\f +
\fr 28.8
\ft Menenung: meramal dengan kuasa dari roh (kegelapan).
\f*
\p
\v 9 Jawab perempuan itu kepadanya, “Tentu engkau mengetahui apa yang dilakukan Saul, yang telah melenyapkan para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal dari dalam negeri. Mengapa engkau memasang jerat pada nyawaku untuk membunuhku?”
\p
\v 10 Bersumpahlah Saul demi nama TUHAN, katanya, “Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ditimpakan kesalahan kepadamu karena perkara ini.”
\s5
\p
\v 11 Bertanyalah perempuan itu, “Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?”
\p Jawabnya, “Tampilkanlah Samuel.”
\p
\v 12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Berkatalah perempuan itu kepada Saul demikian, “Mengapa menipuku? Engkaulah Saul!”
\s5
\p
\v 13 Berkatalah raja, “Janganlah takut. Sesungguhnya, apakah yang kaulihat?”
\p Jawab perempuan itu kepada Saul, “Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam tanah.”
\p
\v 14 Saul bertanya, “Bagaimana rupanya?”
\p Jawab perempuan itu, “Seorang tua muncul. Ia berselubungkan jubah.”
\p Tahulah Saul bahwa itu Samuel. Lalu, berlututlah ia dengan muka ke tanah untuk sujud menyembah.
\s5
\p
\v 15 Berkatalah Samuel kepada Saul, “Mengapa engkau menggangguku dengan memanggilku?”
\p Jawab Saul, “Aku sangat terjepit. Orang Filistin berperang melawanku dan Allah telah menjauh dari padaku. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan para nabi maupun melalui mimpi. Aku memanggilmu supaya aku mengetahui apa yang harus kulakukan.”
\s5
\p
\v 16 Berkatalah Samuel, “Mengapa bertanya kepadaku sementara TUHAN telah menjauh dari padamu dan menjadi musuhmu?
\v 17 TUHAN sudah melakukan seperti yang difirmankan-Nya melalui perantaraanku. TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan memberikannya kepada orang lain, yaitu Daud.
\s5
\v 18 Sebab, engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala atas Amalek. Itulah sebabnya, hal itu dilakukan TUHAN kepadamu pada hari ini.
\v 19 Bahkan, engkau akan diserahkan TUHAN bersama-sama dengan orang Israel ke dalam tangan orang Filistin. Dan, esok hari engkau dan anak-anakmu akan bersama-sama denganku.
\f +
\fr 28.19
\ft Maksud dari kalimat ini adalah bahwa Saul dan anak-anaknya akan mati pada esok harinya.
\f* Juga, pasukan Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin.”
\s5
\p
\v 20 Saat itu juga, Saul rebah dengan sosok tubuhnya memanjang ke tanah
\f +
\fr 28.20
\ft rebah: telentang.
\f* karena sangat ketakutan oleh perkataan Samuel. Lagipula, kekuatannya tidak ada lagi, sebab ia tidak makan apa-apa sepanjang hari dan selama semalam-malaman.
\p
\v 21 Datanglah perempuan itu kepada Saul, dan melihat bahwa Saul sangat terkejut. Lalu, berkatalah perempuan itu kepadanya, “Lihat, hambamu telah mendengarkan permintaanmu. Aku mempertaruhkan nyawaku ke dalam tanganku dan mendengarkan perkataan yang kaukatakan kepadaku.
\s5
\v 22 Oleh sebab itu, kiranya engkau mendengarkan juga permintaan hambamu ini. Biarlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti dan makanlah, supaya ada kekuatanmu ketika menempuh perjalanan.”
\p
\v 23 Namun, Saul menolak dan berkata, “Aku tidak mau makan.” Tetapi, para pegawainya juga perempuan itu mendesak, sehingga didengarnya permintaan mereka. Lalu, bangkitlah ia dari tanah dan duduk di balai-balai.
\f +
\fr 28.23
\ft tempat duduk atau tempat tidur yg dibuat dr bambu atau kayu, semacam amben (di Jawa), yang berfungsi untuk duduk, makan, dan juga berbaring.
\f*
\s5
\v 24 Perempuan itu memiliki anak lembu yang tambun di rumahnya. Dengan segera ia menyembelihnya, lalu mengambil tepung untuk diremasnya dan dibakar menjadi roti tidak beragi.
\v 25 Dihidangkannyalah itu di hadapan Saul dan di hadapan para pegawainya, lalu mereka memakannya. Sesudah itu, mereka bangkit dan pergi pada malam itu.
\s5
\c 29
\s Daud Tidak Dapat Datang
\p
\v 1 Orang Filistin mengumpulkan seluruh tentaranya di Afek
\f +
\fr 29.1
\fk Afek
\ft kota Kanaan dekat Yizreel.
\f* , sementara orang Israel berkemah di mata air di Yizreel.
\v 2 Ketika raja-raja kota orang Filistin melewati pasukan-pasukan seratus dan seribu, dan ketika Daud beserta orang-orangnya berjalan di belakangnya bersama-sama dengan Akhis,
\s5
\p
\v 3 bertanyalah para panglima orang Filistin itu, “Untuk apakah orang-orang Ibrani ini?”
\p Jawab Akhis kepada para panglima orang Filistin, “Bukankah orang ini Daud, hamba Saul, raja Israel, yang sudah bersama-samaku sampai sekarang atau satu dua tahun ini tanpa kudapati sesuatupun kesalahan padanya, selama ia membelot sampai saat ini?”
\s5
\p
\v 4 Para panglima orang Filistin itu menjadi marah. Berkatalah para panglima orang Filistin itu, “Kembalikanlah orang itu pulang ke tempat yang kautunjukkan arahnya. Janganlah ia pergi menyertai kita berperang, supaya janganlah ia menjadi lawan kita dalam berperang. Dengan apakah orang ini menyukakan hati kepada tuannya kecuali memberi kepala dari orang-orang ini?”
\s5
\v 5 Bukankah dia itu Daud, yang dinyanyikan sambil menari-nari, demikian:
\b
\q1 Saul mengalahkan beribu-ribu,
\q2 Daud berlaksa-laksa.
\b
\s5
\p
\v 6 Lalu, Akhis memanggil Daud dan berkata kepadanya, “Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya engkau jujur dan baik dalam pandanganku saat berperang menyertaiku dalam pertempuran. Sebab, tidak kudapati kejahatan padamu sejak engkau datang sampai hari ini di hadapanku. Tetapi, engkau tidak disukai raja-raja kota.
\v 7 Sebab itu, pulanglah. Pergilah dengan selamat dan jangan melakukan yang jahat dalam pandangan raja-raja kota orang Filistin itu.”
\s5
\p
\v 8 Bertanyalah Daud kepada Akhis, “Sesungguhnya, apa yang telah kuperbuat dan apa yang kaudapati pada hambamu ini sejak selama aku menjadi hamba di hadapanmu sampai hari ini, sehingga aku tidak boleh pergi berperang melawan musuh tuanku raja?”
\p
\v 9 Berbicaralah Akhis untuk menjawab kepada Daud, “Aku tahu, sesungguhnya engkau baik dalam pandanganku seperti malaikat Allah. Tetapi, para panglima orang Filistin berkata, Ia tidak boleh pergi menyertai kita berperang.
\s5
\v 10 Jadi, bangunlah pagi-pagi bersama orang-orang tuanmu yang datang bersamamu. Bangunlah besok pagi, dan sesudah terang, pergilah.”
\p
\v 11 Lalu, bangunlah Daud keesokan paginya, ia dan orang-orangnya, untuk berjalan pulang ke negeri orang Filistin, sedangkan orang Filistin bergerak maju ke Yizreel.
\s5
\c 30
\s Orang Amalek Menyerang Ziklag
\p
\v 1 Ketika Daud dan orang-orangnya sampai ke Ziklag pada hari ketiga, orang Amalek telah mengadakan penyerbuan ke Tanah Negeb dan ke Ziklag. Ziklag telah dibakar habis dengan api.
\v 2 Mereka menawan perempuan-perempuan dan semua yang ada di sana: tua dan muda. Mereka tidak membunuh seorangpun dan menggiring mereka untuk melanjutkan perjalanan.
\s5
\p
\v 3 Saat Daud dan orang-orangnya sampai ke kota itu, tampaklah kota telah dibakar habis dengan api, dan istri serta anak-anak lelaki serta anak-anak perempuan mereka telah ditawan.
\v 4 Lalu, menangislah Daud dan orang-orang yang menyertainya dengan sangat nyaring, sampai-sampai mereka tidak kuat lagi menangis.
\s5
\v 5 Kedua istri Daud juga ditawan, yaitu Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas istri Nabal, orang Karmel itu.
\p
\v 6 Daud sangat terjepit sebab rakyatnya mengatakan akan melemparinya dengan batu. Mereka bersikap memberontak karena seluruh rakyat itu pedih hatinya, masing-masing karena anak-anak lelakinya dan karena anak-anak perempuannya. Tetapi, Daud menguatkan hatinya kepada TUHAN Allah.
\s5
\v 7 Daud kemudian memberikan perintah kepada Imam Abyatar, anak Ahimelekh, “Bawalah kiranya efod itu kepadaku.” Abyatar kemudian membawa efod itu kepada Daud.
\p
\v 8 Bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya, “Haruskah aku berusaha mengejar gerombolan itu? Akan kususulkah mereka?”
\p Jawab-Nya, “Kejarlah, sebab sesungguhnya engkau dapat menyusul dan melepaskan para tawanan.”
\s Daud Menemukan Seorang Hamba Mesir
\s5
\p
\v 9 Lalu, pergilah Daud, ia dan keenam ratus orang yang menyertainya. Mereka kemudian sampai di sungai Besor, sementara yang tinggal di belakang berhenti di sana.
\v 10 Daud melanjutkan pengejaran itu bersama empat ratus orang, sementara dua ratus orang yang terlalu lelah untuk menyeberangi sungai Besor tetap tinggal.
\s5
\p
\v 11 Mereka kemudian menjumpai seorang Mesir di padang, lalu membawanya kepada Daud. Mereka memberinya roti, lalu ia memakannya, dan memberinya air untuk diminum.
\v 12 Mereka juga memberinya sepotong kue ara dan dua kue kismis. Setelah memakannya, ia menjadi bersemangat kembali, sebab ia tidak memakan makanan dan tidak meminum air selama tiga hari tiga malam.
\s5
\p
\v 13 Lalu, bertanyalah Daud, “Siapakah engkau dan dari manakah engkau ini?”
\p Jawabnya, “Aku ini seorang Mesir, budak dari seorang Amalek. Tuanku meninggalkanku sebab aku jatuh sakit tiga hari yang lalu.
\v 14 Kami telah menyerbu Tanah Negeb orang Kreti, menyerang tempat orang Yehuda, serta menyerang Tanah Negeb Kaleb. Ziklag juga telah kami bakar habis dengan api.”
\s5
\p
\v 15 Daud lalu bertanya kepadanya, “Dapatkah engkau menunjukkan jalan untuk menuju ke gerombolan itu?”
\p Jawabnya, “Bersumpahlah demi Allah bahwa engkau takkan membunuhku dan takkan menyerahkanku ke tangan tuanku, dan aku akan menunjukkan jalan menuju ke gerombolan itu.”
\s Daud Mengalahkan Orang Amalek
\s5
\p
\v 16 Orang Mesir itu lalu menunjukkan jalan, dan tampaklah orang-orang itu memencar di atas permukaan seluruh daerah itu sambil makan, minum, dan mengadakan perayaan atas seluruh jarahan besar yang mereka rampas dari tanah orang Filistin dan tanah Yehuda.
\v 17 Daud menyerang mereka dari pagi-pagi buta sampai matahari terbenam keesokan harinya. Sesungguhnya, tidak ada seorang pun yang terluput dari mereka kecuali empat ratus orang pemuda yang melarikan diri dengan menunggang di atas unta.
\s5
\v 18 Daud kemudian melepaskan semua yang dirampas oleh orang Amalek itu. Daud juga melepaskan kedua istrinya.
\v 19 Tidak ada yang hilang dari mereka, dari hal yang paling kecil sampai ke hal besar, baik anak-anak lelaki maupun anak-anak perempuan. Dari barang-barang jarahan sampai semua yang telah dirampas, seluruhnya dikembalikan Daud.
\v 20 Daud kemudian mengambil seluruh kambing domba dan lembu. Ia menggiring kumpulan ternak itu di hadapannya, sambil berkata, “Inilah jarahan Daud.”
\s Semua Orang Mendapat Bagian yang Sama
\s5
\p
\v 21 Lalu, sampailah Daud kepada dua ratus orang yang terlalu lelah untuk mengikuti Daud, yang berhenti di sungai Besor. Keluarlah mereka menyongsong Daud dan menyongsong orang-orang yang menyertainya. Daud maju mendekat kepada orang-orang itu lalu memberi salam.
\v 22 Berbicaralah semua orang jahat dan orang-orang yang dursila di antara orang-orang yang pergi menyertai Daud demikian: “Oleh karena mereka tidak ikut pergi menyertaimu, janganlah memberikan jarahan yang kita selamatkan, kecuali dari istri dan anak-anak mereka masing-masing. Bawalah itu, dan pergilah.”
\s5
\p
\v 23 Tetapi, Daud menjawab, “Janganlah kamu berbuat demikian terhadap apa yang sudah diberikan TUHAN, saudara-saudaraku. Ia telah melindungi kita dan menyerahkan gerombolan yang menyerang kita itu ke dalam tangan kita.
\v 24 Siapa yang mau mendengarmu dalam perkara ini? Sebab, bagian dari mereka yang pergi berperang dan bagian dari orang-orang yang tinggal di dekat akan dibagi sama.”
\v 25 Demikianlah, sejak saat itu dan seterusnya, hal itu ditentukannya menjadi ketetapan dan peraturan bagi orang Israel sampai saat ini.
\s5
\p
\v 26 Sampailah Daud di Ziklag lalu mengirim barang-barang jarahan itu kepada para tua-tua di Yehuda dan teman-temannya, dengan pesan, “Inilah pemberian kepadamu dari barang-barang jarahan yang diambil dari musuh-musuh TUHAN,
\p
\v 27 kepada mereka di Betel, yang di Ramot tanah selatan, dan yang di Yatir,
\v 28 yang di Aroer, yang di Sifmot, yang di Estemoa.
\s5
\v 29 Kepada mereka di Rakhal, kepada kota-kota orang Yerahmeel, dan kepada kota-kota orang Keni.
\v 30 Kepada Horma, kepada Bor-Asan, kepada Atakh,
\v 31 dan kepada Hebron. Dan, semua tempat yang pernah ditempuh ketika itu oleh Daud dan orang-orangnya.
\s5
\c 31
\s Kematian Saul
\p
\v 1 Sementara itu, orang Filistin memerangi orang Israel sehingga orang-orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin. Orang-orang mati terbunuh dan tewas di pegunungan Gilboa.
\v 2 Orang Filistin terus mengejar Saul dan seluruh anak-anaknya, dan mereka menewaskan Yonatan, Abinadab, dan Malkisua, anak-anak Saul.
\p
\v 3 Lalu, makin beratlah pertempuran itu bagi Saul. Dijumpainya tentara pemanah yang menembakkan panahnya sehingga melukainya dengan parah.
\s5
\v 4 Berkatalah Saul kemudian kepada pembawa senjatanya, “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat
\f +
\fr 31.4
\fk orang-orang yang tidak bersunat
\ft orang tidak bersunat adalah orang-orang di luar Israel yang tidak disunat, karena pada masa itu, budaya sunat hanya dimiliki oleh orang Israel.
\f* itu untuk menikamku dan memperlakukan aku sebagai mainan.” Tetapi, pembawa senjatanya tidak mau sebab ia sangat segan.
\p Saul pun mengambil pedang, kemudian menjatuhkan diri ke atasnya.
\v 5 Ketika pembawa senjata itu melihat bahwa Saul telah mati, ia pun menjatuhkan diri ke atas pedangnya, lalu mati menyertainya.
\v 6 Matilah Saul, ketiga anaknya, pembawa senjatanya, juga seluruh tentaranya pada hari itu.
\s Orang Filistin Bersukacita atas Kematian Saul
\s5
\p
\v 7 Ketika orang-orang Israel, yang di seberang lembah dan di seberang sungai Yordan mengetahui bahwa tentara Israel telah melarikan diri dan bahwa Saul dan anak-anaknya sudah mati, mereka meninggalkan kota-kotanya dan terpaksa melarikan diri. Lalu, datanglah orang Filistin dan menetap di sana.
\p
\v 8 Ketika keesokan harinya orang Filistin datang untuk merampasi orang-orang yang mati terbunuh, mereka menemukan Saul dan ketiga anaknya bergelimpangan di pegunungan Gilboa.
\s5
\v 9 Dipancungnyalah kepala Saul dan merampas senjata-senjatanya, lalu menyuruh orang ke negeri Filistin untuk berkeliling menyampaikan kabar itu di kuil berhalanya serta kepada rakyat.
\v 10 Mereka kemudian meletakkan senjata-senjata Saul di kuil Asytoret, sedangkan mayatnya dipakukan di tembok Bet-Sean.
\s5
\p
\v 11 Ketika terdengar kepada penduduk Yabesh- Gilead apa yang dilakukan orang Filistin kepada Saul,
\v 12 bersiaplah segenap orang yang gagah perkasa. Mereka berjalan di sepanjang malam untuk mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok Bet-Sean. Mereka kemudian pulang ke Yabesh dan membakar mayat-mayat itu di sana.
\v 13 Lalu, diambilnya tulang-tulang mereka dan menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesh. Lalu, berpuasalah
\f +
\fr 31.13
\ft berpuasa adalah tanda berkabung bagi bangsa Israel.
\f* mereka selama tujuh hari.